FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

BNN Kota Mojokerto dan Polres Jombang Ringkus Empat Orang Terkait Narkoba

Kriminal     Dibaca : 1319 kali Jurnalis:
BNN Kota Mojokerto dan Polres Jombang Ringkus Empat Orang Terkait Narkoba
FaktualNews.co/Istimewa/

JOMBANG, FaktualNews.co – Kerjasama antara BNN Mojokerto Kota dengan Satres Narkoba Polres Jombang, Jawa Timur, berhasil membekuk empat orang pelaku terkait kepemilikan dan peredaran narkoba jenis-jenis sabu-sabu.

Dua orang pelaku bernama Joko Andriono (23) dan Zainul Abidin (40) merupakan warga Dusun/Desa Bongkot, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. Sedangkan, dua pelaku lainnya, Lambang Irianto Putra (22), warga Dusun/Desa Gumulan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang.

Pelaku terakhir, Gogik Setiawan (26), warga Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang. “Keempat pelaku ini ditangkap dalam operasi gabungan Polres Jombang bersama Kepala BNN Mejokerto Kota, AKBP Suharsi dan anggotanya,” jelas Kasat Resnarkoba, AKP Hasran, Kamis (19/10/2017).

Hasran mengungkapkan, penangkapan ini berdasarkan pengembangan dari kasus penyalahgunaan narkoba di Mojokerto. Dari informasi yang didapat petugas, sabu-sabu tersebut berasal dari Kabupaten Jombang.

Benar saja, dua orang pelaku ditangkap oleh petugas di Desa Bongkot saat sedang santai. Sedangkan, Gogik ditangkap di depan SMP Negeri 2 Kesamben.

Sementara, untuk pelaku bernama Lambang ditemukan di Desa Jombatan, Kesamben. “Kita temukan barang bukti sabu dari keempat pelaku dengan total 1,78 gram,” papar Hasran.

Lanjut Hasran, pihaknya juga mendapati barang bukti lain berupa 11 pipet kaca, tujuh buah Skrop dari sedotan plastik, sembilan buah korek api gas sebagai kompor.

Polisi juga menyita sebuah timbangan digital, satu handphone, empat buah sedotan plastik, serta enam korek api sebagai kompor dan dua buah skrop.

Kini, keempatnya dibawa ke Mapolres Jombang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan pengembangan kasus. Mereka terancam terkena undang-undang nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

“Nampaknya mereka ini baru selesai pesta sabu-sabu dan pemakai aktif,” pungkasnya.

Editor
Muhammad Syafi'i