BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Bolos dan Terjaring Razia, Belasan Siswa Ini Tak Hafal Pancasila

Peristiwa   Dibaca : 163 kali Jurnalis:
Bolos dan Terjaring Razia, Belasan Siswa Ini Tak Hafal Pancasila
FaktualNews.co/Istimewa/
Belasan pelajar bolos terjaring petugas.

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Belasan pelajar terjaring razia Operasi Bina Kusuma saat nongkrong di warung kopi daerah Rolak Songo, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto ini. Beberapa siswa ketahuan bolos sekolah dan memilih nongkrong di warung kopi.

Untuk membuat jera, belasan pelajar ini diberikan hukuman oleh petugas berseragam korps coklat ini. Mulai memberikan hukuman fisik seperti push up, menyebutkan butir-butir Pancasila hingga menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Mirisnya, sebagian pelajar yang tidak hafal saat menyebutkan lima sila Pancasila secara berurutan. Sontak saja, kejadian itu membuat polisi yang bertugas di Sektor Mojoanyar tertawa.

Baca Juga:  Akibat Tak Saling Sapa, Agus Acungkan Sabit ke Tetangga Sendiri

“Kami berikan sedikit hukuman supaya mereka jerah. Tadi ada yang pakai seragam, itu sudah selesai ujian tapi memilih nongkrong. Kami juga berikan hukuman, supaya tidak menjadi kebiasaan,” kata Kapolsek Mojoanyar AKP Margo Sukwandi, Jumat (20/11/2017).

Baca Juga:  Bacok Teman Sendiri Usai Mabuk

Selain memberikan hukuman kepada para siswa yang ketahuan bolos sekolah, Margo juga memberikan teguran kepada para remaja yang diketahui tidak memiliki surat kendaraan lengkap. Selain itu, kendaraan yang tidak memenuhi standar turut menjadi perhatiannya.

“Ada juga pelajar yang kendaraannya tidak memiliki surat lengkap, dan ada yang motornya tidak memenuhi standar. Itu kami berikan teguran,” imbuhnya.

Baca Juga:  Tiga Perampok di Mojokerto Diringkus Polisi, Dua Kabur

Operasi Bina Kusuma ini kata Margo, tidak lain untuk menciptakan kondusifitas lingkungan serta menekan angka tindak kriminalitas. Juga mencegah adanya peredaran narkoba di kalangan remaja.

“Kami tidak menahan mereka, hanya memberikan hadiah spesial supaya tidak mengulangi dan menyuruh pulang ke rumah,” pungkasnya.

Editor
KOMENTAR