FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Puluhan Ribu Santri Jombang Meriahkan Hari Santri Nasional

Nasional     Dibaca : 806 kali Jurnalis:
Puluhan Ribu Santri Jombang Meriahkan Hari Santri Nasional
FaktualNews.co/Syarif Abdurrahman/
Penyerahan kartu santri dan beasiswa kepada santri berprestasi oleh Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko.

JOMBANG, FaktualNews.co – Puluhan ribu santri tumpah ruah memeriahkan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di alun-alun Jombang, Jawa Timur, Minggu (22/10/2017) pagi.

Ketua Panitia HSN Kabupaten Jombang, Didin Sholahudin mengungkapkan, pada peringatan hari santri tahun ini, ada sekitar 22.851 peserta yang terlibat dalam apel dan pawai. Jumlah itu melebihi target dari panitia yaitu 22 ribu.

“Data yang masuk ada 22.851.000 peserta yang ikut HSN di Jombang. Kemungkinan bisa lebih karena banyak yang datang belakangan,” jelasnya.

Ditambahkan, berdasarkan catatan panitia, apel dan pawai peringatan hari santri kali ini diikuti oleh 422 Madrasah dan 43 Pesantren. “Para peserta datang sendiri dan dengan dana sendiri, ini luar biasa,” beber Didin.

Peringatan hari santri kali ini diawali dengan upacara di alun-alun Jombang. Selesai apel, para santri dan warga Nahdliyin lalu berjalan kaki ke arah ringin contonh dan berakhir di Stadion Merdeka Jombang.

Sepanjang rute pawai, Didin menyebutkan, ada beberapa titik minuman gratis, panggung hiburan dan penampilan dari komunitas seni di Jombang.

“Tadi di alun-alun kita baca kan bersama-sama ikrar santri dan resolusi jihad untuk membangkitkan semangat dan mengenang sejarah,” paparnya.

Selain upacara dan pawai, HSN di Jombang juga dihiasi dengan penyerahan kartu santri dan beasiswa kepada santri berprestasi. Hal ini guna memompa semangat belajar para santri kedepan.

Peserta dianjurkan membawa atribut khas lembaganya masing-masing dan banner ucapan hari santri. Selain itu, setiap pimpinan lembaga juga diminta memimpin dan mengawasi kelompoknya masing-masing.

“Peserta kita anjurkan untuk menggunakan atasan koko putih, bawahan sarung dan peci hitam,” pungkasnya.

Editor
Muhammad Syafi'i