BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Bupati Nganjuk Terkena OTT KPK, Warga Lakukan Sujud Syukur dan Cukur Gundul

Peristiwa   Dibaca : 365 kali Jurnalis:
Bupati Nganjuk Terkena OTT KPK, Warga Lakukan Sujud Syukur dan Cukur Gundul
FaktualNews.co/Kuswanto/

NGANJUK, FaktualNews.co – Ratusan warga Nganjuk, Jawa Timur, menggelar acara sujud syukur di depan pendopo Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (26/10/2017). Selain sujud syukur, massa juga melakukan aksi cukur gundul.

Itu sebagai respon pasca Bupatinya, Taufiqqurahman, terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, 25 Oktober 2017 kemarin.

Acara bertajuk tasyakuran bersama dihadiri berbagai komunitas di Nganjuk yang sebagian besar merupakan honorer K 1 Nganjuk yang meluapkan kegembiraanya, setelah merasa nasibnya digantung sama Bupati Nganjuk tanpa sebab jelas.

Baca Juga:  Menyelami Kekayaan dan Sosok Bupati Nganjuk Yang Terjaring OTT KPK

“Ini sebagai bentuk syukur, rasa syukur kami. Secara simbolis puncak keberhasilan kami, atas penangkapan Bupati Taufiqurrahman oleh KPK kemarin,” ujar Sajianto, Korlap Aksi.

Selain sujud syukur pemotongan tumpeng, beberapa orang diantaranya juga melakukan aksi cukur gundul. Itu dimaksudkan sebagai simbol penghilangan dosa-dosa pemerintahan.

Baca Juga:  Tiga Ruangan di Dinas PU dan PR Kota Mojokerto Digeledah KPK

“Dengan dipangkasnya rambut ini, maka dosa terbuang dari pemerintahan yang kotor. Sehingga ke depan bisa digantikan oleh pemerintah yang bersih dan bagus. Bisa mengayomi bagi warga dan kami sebagai pelayan masyarakat,” Raditya, salah satu anggota DPRD Nganjuk.

Baca Juga:  Gubernur Bengkulu dan Istri Dikabarkan Terkena OTT KPK, Rp 1 Miliar Diamankan

Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menetapkan Bupati Nganjuk, Jawa Timur, Taufiqurrahman, sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap jual beli jabatan.

Wakil Ketua KPK, Basaria Pandjaitan, dalam siaran pers di Jakarta, Kamis, 26 Oktober 2017 mengungkapkan, Bupati Nganjuk Taufiqurrahman, terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK, Rabu, 25 Oktober 2017 kemarin.

KOMENTAR