FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Pilbup Jombang 2018: Demokrat Berikan Rekom Ke Munjidah?

Politik     Dibaca : 2207 kali Penulis:
Pilbup Jombang 2018: Demokrat Berikan Rekom Ke Munjidah?
FaktualNews.co/Istimewa/

JOMBANG, FaktualNews.co – Sebuah foto yang menampilkan bakal calon Bupati Jombang, Hj. Munjidah Wahab dan Sumrambah, berpose bersama dengan para pengurus DPP Partai Demokrat, beredar di kalangan publik.

Dalam foto tersebut kedua orang yang dikabarkan akan maju dalam Pemlihan Bupati (Pilbup) Jombang Tahun 2018, tampak berfoto bersama dengan Sekjend DPP Partai Demokrat, Hinca Panjaitan dan beberapa orang lainnya.

Foto tersebut menampilkan background sekretariat Partai Demokrat. Dalam bagian foto itu, terdapat juga seorang perempuan yang membawa map berwarna biru.

Foto bersama para bakal calon peserta Pilkada Jombang bersama para petinggi Partai Demokrat itupun memunculkan rumor turunnya rekom dari partai pimpinan SBY kepada Munjidah Wahab dan Sumrambah.

Dikonfirmasi terkait foto itu, Ketua DPC Partai Demokrat Jombang, Jawa Timur, M. Syarif Hidayatullah mengaku belum menerima salinan dukungan partai Demokrat kepada Hj Munjidah Wahab dalam Pilkada 2018 nanti.

Syarif hanya menanggapi santai dan meminta menunggu tanggal mainnya saja. “Boleh ditulis, tetapi intinya DPC Demokrat Kabupaten Jombang belum menerima salinan rekom,” jelasnya, Jumat (27/10/2017).

Syarif menambahkan, dalam masalah rekom untuk pasangan calon dalam Pilbup Jombang 2018, pihaknya tunduk dan melakukan langkah sesuai arahan dari DPD dan DPP Partai Demokrat.

Terkait Pilkada Jombang 2018, Gus Sentot, sapaan akrabnya, bahkan melontarkan gagasan pasangan calon tunggal. Menurutnya, Partai Demokrat tidak menutup peluang jika nantinya Pilkada Jombang hanya akan diikuti satu pasangan calon.

Dijelaskan, pasangan calon tunggal dalam Pilbup Jombang tahun depan, bisa menjadi opsi untuk meminimalisir biaya politik dalam pemilihan kepala daerah.

“(Tapi) menurut saya sekarang tergantung petahana, ingin calon tunggal atau nyari lawan. Kalau ingin calon tunggal ya harus rebut dan ambil hati demokrat,” tambahnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Syafi'i