BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Notaris Janjikan Segera Rampung

Urus Sertifikat Tanah Tak Kunjung Rampung, Perempuan Ini Protes Notaris

Peristiwa   Dibaca : 211 kali Jurnalis:
Urus Sertifikat Tanah Tak Kunjung Rampung, Perempuan Ini Protes Notaris
FaktualNews.co/Beny Hendro/
Aspiyah dan Notaris Khusnul Hadi, saat bertemu untuk mengklarifikasi keberadaan sertifikat tanah milik Aspiyah.

JOMBANG, FaktualNews.co – Aspiyah (44), warga Jalan Siaga Dalam, Kelurahan Damai, Balikpapan, Kalimantan Timur, mendatangi Kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Jombang, pada Selasa, 17 Oktober 2017 lalu.

Itu terpaksa dia lakukan lantaran proses penerbitan surat tanah miliknya yang terletak di Dusun Pulowetan, Desa Pulolor, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang tidak kunjung selesai.

Saat melakukan konfirmasi kepada BPN, Aspiyah mendapatkan keterangan jika sertifikat tanah yang diurus untuk dirinya sudah diterbitkan. Sertifikat atasnamanya tersebut sudah diambil oleh karyawan dari Notaris Khusnul Hadi.

Baca Juga:  Polres Jombang Tak Keluarkan Izin untuk Pertunjukan Musik Reggae, Metal dan Punk

Aspiyah menuturkan, dalam pengurusan sertifikat tanah miliknya, dia mempercayakan kepada notaris Khusnul Hadi. Tanah tersebut berada di kawasan Dusun Pulowetan, Desa  Pulolor, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang.

Dia menyebutkan, kejadian tersebut bermula saat ia hendak membuat sertifikat tanah seluas 268 meter persegi atas nama Pokiyar yang merupakan orang tua kandungnya. Aspiyah menyerahkan dokumen persyaratan pembuatan sertifikat tanah pada 2 Juni 2012 silam kepada Notaris Khusnul Hadi.

Sayangnya, sesal Aspiyah, pengurusan sertifikat tanah miliknya tak kunjung rampung. Namun, yang lebih dia sesalkan lagi, sertifikat tanah tersebut sudah dikeluarkan oleh BPN namun dia belum menerimanya.

Baca Juga:  Baru Berumur Satu Tahun, Bangunan MCK di SDN I Jarak Sudah Mau Roboh

“Beberapa kali saya tanyakan ke beliau, katanya ada kendala yakni kwitansi untuk pendaftaran kedua hilang. Lalu saya dimintai KTP dan Kartu Keluarga,” beber Aspiyah.

“(Tapi) kini saya mendapatkan kabar dari BPN kalau sertipikat tanah saya sudah satu tahun lalu sudah diterbitkan oleh BPN, kemudian diambil oleh seorang yang bernama Edy karyawan Khusnul Hadi,” ucap Aspiyah, melanjutkan cerita kekesalannya.

Sementara itu, Notaris Khusnul Hadi, saat ditemui FaktualNews.co, di kediaman Aspiyah, di Desa Pulolor, Kamis, 26 Oktober 2017, menyatakan belum menerima sertifikat tanah dari BPN yang sudah diserahkan lewat Edy, anak buahnya.

Baca Juga:  Jadi Pengedar Pil Koplo, Pemuda Plandaan Jombang Layani Pelanggan se Kecamatan

Namun, ia menjanjikan masalah sertifikat tanah kliennya itu akan segera dituntaskan. “Seingat saya, Edy belum menyerahkan sertifikat Bu Aspiyah kepada saya,” ujar Khusnul Hadi.

“Namun, saya tidak mau membenarkan diri saya. Nanti saya akan cari sertifikat Bu Aspiyah dulu. Hari selasa depan tunggu kabar dari saya,” pungkas Khusnul Hadi.

KOMENTAR