BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Menyelami Kekayaan dan Sosok Bupati Nganjuk Yang Terjaring OTT KPK

Hukum   Dibaca : 1611 kali Jurnalis:
Menyelami Kekayaan dan Sosok Bupati Nganjuk Yang Terjaring OTT KPK
FaktualNews.co/Istimewa/
Bupati Nganjuk, Taufiqurrahman saat menerima penghargaan piala adipura buana dari Mentri KLHK

JOMBANG, FaktualNews.co – Bupati Nganjuk Taufiqurrahman ditetapkan tersangka oleh penydik Komisi Pemantasan Korupsi (KPK) pada Kamis 26 Oktober 2017. Setelah sehari sebelumnya tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) di sekitar Hotel Borobudur, Jakarta.

Pria yang akrab disapa Awik ini merupakan politisi PDI Perjuangan. Sepak terjangnya dalam dunia politik, cukup membuat namanya mentereng di kalangan partai berlambang banteng moncong putih itu.

Hal itu dibuktikan dengan kepiawaiannya dalam menduduki kursi bupati Nganjuk selama dua periode yakni pada periode 2008-2013 dan 2012-hingga sekarang. Selain di dunia politik, suami Sekretaris Daerah (Sekda) Jombang, Ita Triwibawati ini juga cukup kondang dikalangan pengusaha.

Baca Juga:  Kembalikan Stempel, 18 Ketua RT/RW Banaran Kertosono Boikot Lurah

Tak heran jika pengaruh Awik pun dapat dirasakan di Kabupaten Jombang. Yakni wilayah bersebelahan dengan Kabupaten Nganjuk. Di Kabupaten Jombang, Ita Triwibawati juga mendapatkan posisi yang cukup strategis. Di bawah kepemimpinan Bupati Jombang Nyono Suharli, Ita menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Jombang.

Taufiq tercatat memiliki harta kekayaan total Rp 21.431.634.907. Itu terlihat dari aplikasi LHKPN, Sabtu (28/10/2017). Taufiq tercatat terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 6 Oktober 2014. Pelaporan itu dilakukan ketika dia menjabat Bupati Nganjuk periode kedua, yaitu 2013-2018.

Baca Juga:  KPK: Wali Kota Batu Ditangkap Terkait Proyek

Harta tersebut berasal dari 66 bidang tanah serta 4 tanah dan bangunan yang tersebar di Jawa Timur, sebagian besar terletak di Nganjuk dan Jombang. Tanah lain milik Taufiq disebut berada di Kediri, Surabaya, dan Malang. Taufiq menyebut 4 bidang tanah lainnya sebagai tanah warisan. Jumlah keseluruhan lahan dan bangunan itu adalah Rp 8.221.444.050.

Selain itu, Taufiq tercatat memiliki puluhan kendaraan bermotor, tepatnya 41 unit, senilai Rp 3.764.700.000. Dari deretan kendaraan itu, ada 6 unit mobil merek Nissan senilai ratusan juta rupiah.

Baca Juga:  OTT Pamekasan, KPK Dikabarkan Amankan Uang Suap Rp 250 Juta

Dia juga memiliki usaha berupa peternakan, perikanan, perkebunan, pertanian, kehutanan, pertambangan, dan lainnya senilai Rp 5.752.500.000. Ada pula harta berupa logam mulia dan benda bergerak lainnya sejumlah Rp 299.425.000. Sementara untuk giro dan setara kas lainnya Rp 2.953.438.357 serta piutang Rp 443.127.500.

Penelusuran FaktualNews.co, salah satunya harta kekeyaan Awik di Kota Santri yakni aset berupa tanah dan bangunan rumah di Jl Raya Mojosongo, No.99, di Desa Balongbesuk, Kecamatan Diwek. Selain itu, Taufiqurrahman juga disebut-sebut memiliki sejumlah aset berupa tanah di wilayah Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang.

Halaman
1 2
Editor
KOMENTAR