BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Pelaku Pembunuhan Marbot Ponpes Darul Ulum Jombang Dibekuk

Peristiwa   Dibaca : 1470 kali Jurnalis:
Pelaku Pembunuhan Marbot Ponpes Darul Ulum Jombang Dibekuk
FaktualNews.co/R Suhartomo/
Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto saat mengidentifikasi jasad korban pembunuhan.

JOMBANG, FaktualNews.co – Polres Jombang langsung bergerak cepat guna mengungkap kematian Slamet (60), yang ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di Desa Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (30/10/2017).

Kapolres Jombang, AKBP Agung Marlianto membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan jika saat ini pelaku sudah berhasil diamankan petugas hanya berselang beberapa jam pasca menghabisi nyawa Slamet.

“Iya betul, alhamdulilah sudah terungkap kasusnya,” kata Kapolres Jombang, AKBP Agung Marlianto saat dihubungi melalui sambungan ponselnya.

Baca Juga:  Sebelum Dihabisi, Marbot Ponpes Darul Ulum Jombang Disuruh Pijat Pelaku

Pelaku belakangan diketahui merupakan Aris Zaenal Fatoni (28) warga Desa Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang. Ia merupakan security di yayasan tersebut.

“Setelah melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi, pelaku diamankan di rumahnya tanpa perlawanan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Kejar Pelaku Perampokan Istri Mantan Polisi, Polres Jombang Terjunkan Anjing K-9

Saat ini, lanjut Kapolres, pihaknya masih melakukan pemeriksaan guna mengungkap motif di bali pembunuhan sadis tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Desa Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat dalam kondisi luka parah di tepi pinggiran sungai Brantas, Senin (30/10/2017).

Informasi yang dihimpun, identitas mayat tersebut diketahui sebagai Slamet (60). Saat ditemukan, kondisi Slamet hanya mengenakan celana kolor warna hitam. Dibagian tubuhnya, terdapat sejumlah luka bekas senjata tajam (sajam).

Baca Juga:  Marbot Ponpes Darul Ulum Jombang yang Tewas Penuh Luka, Sosok yang Cekatan

Hasil pemeriksaan ada 6 tebasan di kepala sedangkan dibagian leher nyaris putus, satu tusukan. Kuat dugaan, Slamet menjadi korban perampokan disertai pembunuhan. Sebab, saat ditemukan polisi tidak mendapati uang yang dimilik Slamet.

 

Editor
KOMENTAR