BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

PMK dari Luar Kota Bantu Padamkan Kebakaran Pabrik PT Mandalindo

Peristiwa   Dibaca : 154 kali Jurnalis:
PMK dari Luar Kota Bantu Padamkan Kebakaran Pabrik PT Mandalindo
FaktualNews.co/Khilmi S Jane/
Petugas PMK masih berupaya memadamkan api yang membakar pabrik minyak milik PT Mandalindo.

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Kebakaran yang terjadi di PT Mandalindo Tata Perkasa yang beralamatkan di Jalan Raya Perning, KM 22, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur hingga Senin (30/10/2017) pagi terpantau belum padam.

Kebakaran yang meludeskan gudang bahan baku pembuatan minyak goreng itu terjadi sejak Minggu, 29 Oktober 2017 pagi, sekira pukul 7.30 Wib.

Untuk melakukan upaya pemadaman maksimal, sejumlah armada pemadam kebakaran (PMK) dari daerah luar Mojokerto dikerahkan untuk membantu proses pemadaman api.

Baca Juga:  Labfor Polda Jatim Akan Selidiki Penyebab Kebakaran Lapak Benpas Kota Mojokerto

Kapolsek Jetis Kompol Siswoyo, mengatakan, sejumlah armada PMK yang dikerahkan, yakni PMK BPBD Kabupaten Mojokerto 2 unit, PMK Kota Mojokerto 2 Unit, PMK Gama 1 Unit, PMK PG Gempolkerep 1 Unit, PMK Warugunung Gresik 2 Unit, PMK Kabupaten Gresik 1 Unit, PMK Tjiwi 1 Unit, PMK Kabupaten Sidoarjo 1 Unit, PMK Kabupaten Pasuruan 1 Unit, PMK Kabupaten Jombang 3 Unit.

Baca Juga:  Kebakaran Pertokoan Benteng Pancasila Diduga Akibat Konsleting Listrik

Kata Siswoyo, api tersebut tidak kunjung padam dikarenakan yang terbakar yakni bahan baku pembuatan minyak goreng atau kopra. “Bahan ini mudah terbakar. Karena mengandung minya, jadi terbakarnya awet,” ungkapnya.

Disinggung terkait penyebab kebakaran tersebut, petugas masih belum bisa memastikan penyebab kejadian tersebut. “Masih kami selidiki, belum tahu pasti apa penyebabnya,” imbuhnya.

Baca Juga:  Tak Kuasa Lihat Lapaknya Terbakar, Pemilik Histeris dan Menangis

Sejak Minggu, 29 Oktober 2017 pagi hingga Senin (30/10/2017), tampak petugas dari Polres Mojokerto Kota bersiaga di lokasi kejadian untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di sekitar lokasi kejadian.

Editor
KOMENTAR