FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Warga Lamongan Punya Cara Unik untuk Memperkuat Silaturrahmi

Wisata     Dibaca : 635 kali Jurnalis:
Warga Lamongan Punya Cara Unik untuk Memperkuat Silaturrahmi
FaktualNews.co/Ahmad Faisol/

LAMONGAN, FaktualNews.co – Ratusan warga di Desa Mungli, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, memiliki tradisi unik. Salah satunya, menggelar lomba menangkap ikan lele dan kutuk atau gabus di tengah waduk.

Cara tersebut sekaligus sebagai ajang silaturrahim. Hal itu sebagaimana tampak dari bagaimana tumpah ruahnya seluruh warga di sebuah waduk.

Antusiasme terlihat dari ratusan warga Desa Mungli, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan. Bukan hanya bapak-bapak, para muda dan anak-anak. Namun, ibu-ibu pun tidak mau ketinggalan ikut lomba menangkap ikan.

Bahkan, meski harus berebut dan wajahnya belepotan lumpur, ibu-ibu ini tidak mau kalah. Sejumlah peserta ini menampilkan raut wajah sumringah begitu mendapatkan ikan gabus besar yang berhasil ditangkap hanya dengan tangan kosong.

Ikan di waduk yang diperebutkan, selain ikan lele dan gabus, ada ikan mujahir dan bandeng. Aksi lomba tangkap ikan ini spontan menjadi hiburan gratis bagi warga sekitar. Mereka tak henti-hentinya memberikan semangat, terutama saat ibu-ibu yang terlibat dalam perlombaan ini.

Pemenang lomba, Supriyanto yang mendapatkan uang satu juta rupiah, mengaku bersyukur karena ikan yang berhasil ditangkapnya menjadi pemenang. “Setelah batas waktu satu jam menangkap ikan habis, saya bersyukur ikan yang saya dapat seberat 1,95 kilogram saat ditimbang panitia.” ujarnya, Senin, 30 Oktober 2017.

Sementara itu, Panitia lomba, Sutrino mengungkapkan, lomba menangkap ikan di waduk merupakan untuk sarana mewujudkan wisata desa, sekaligus ajang silaturahim antar warga. “Tak hanya warga Desa Mungli, acara ini juga diikuti dari desa lain,” ungkapnya.

Rencananya, lanjut Supriyanto, pihak desa akan menggagendakan lomba tangkap ikan tersebut setiap tahun. “Lomba menangkap ikan lele dan gabus ini, selain untuk mewujudkan desa wisata juga sebagai ajang mempererat tali persaudaraan antar warga,” bebernya.

Sementara itu, bagi pemenang lomba yang mendapat ikan paling banyak dan ikan terbesar, berhak mendapatkan hadiah uang masing-masin satu juta rupiah.

Editor
Muhammad Syafi'i

YUK BACA

Loading...