BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Operasi Zebra Semeru 2017

Polres Mojokerto Kota Keluarkan 3 Ribu Tilang

Peristiwa   Dibaca : 62 kali Jurnalis:
Polres Mojokerto Kota Keluarkan 3 Ribu Tilang
FaktualNews.co/Khilmi S Jane/
Sejumlah pengendara sepeda motor diperiksa kelengkapan surat-suratnya dalam Operasi Zebra di Mojokerto, Kamis (2/11/2017).

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Selama pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2017 yang dimulai sejak 1 hingga 14 November 2017, Satlantas Polres Mojokerto Kota telah mengeluarkan tilang sebanyak tiga ribu lembar. Jumlah tersebut, mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Mojokerto Kota, Iptu Sugeng Budi S, menjelaskan jumlah pelanggar peraturan lalulintas tahun ini mengalami peningkatan sekitar 15 persen. “Dibanding tahun lalu, ini mengalami peningkatan,” ungkapnya, Selasa (14/11/2017).

Pada pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2016 lalu, kata Sugeng, Satlantas Polres Mojokerto Kota mengeluarkan sedikitnya 2500 tilang. Pada pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2017 ini, mengalami peningkatan 500 tilang, sehingga total tahun 2017 ini tiga ribu tilang.

Baca Juga:  Pengendara Baru Akan Tertib Jika Melihat Polisi, Selanjutnya..

Lanjutnya, pelanggaran didominasi pengguna kendaraan roda dua dengan usia produktif. “Didominasi pelanggar usia antara 16 sampai 25 tahun, termasuk pelajar. Kebanyakan, mereka tidak memiliki SIM,” tambahnya.

“Saat diperiksa kelengkapan administrasi kendaraan mereka tidak punya SIM, akhirnya barang bukti terbanyak tahun ini adalah STNK,” bebernya.

Baca Juga:  Bahayakan Keselamatan, Polisi Razia Kendaraan Bermotor di Tikungan

Masih kata Sugeng, di hari terakhir digelarnya Operasi Zebra Semeru 2017 dilakukan secara hunting dan stasioner dengan pelanggaran kasat mata dan surat-surat kendaraan. “Razia tipe A atau razia gabungan bersama Kejaksaan dan Dishub digelar sidang langsung di tempat, ini kami gelar di hari terakhir pelaksanaan Operasi Zebra,” katanya.

Baca Juga:  Razia Semeru 2017, Sasar Pengguna Strobo Dan Kelengkapan Ranmor

Kedepan, pihaknya akan terus melakukan razia pelanggaran aturan lalulintas yang dinilai berpotensi menimbulkan kecelakaan. Hal itu dilakukan untuk menekan tingginya angka kecelakaan.

Editor
KOMENTAR