FaktualNews.co

Jaring Bakat Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Ajang Asah Kreativitas

Pendidikan     Dibaca : 969 kali Penulis:
Jaring Bakat Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Ajang Asah Kreativitas
FaktualNews.co/Khilmi S Jane/
Ajang kreativitas siswa berkebutuhan khusus

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Sekolah luar Biasa (SLB) Negeri Seduri di Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur menggelar kegiatan asah kreativitas. Kegiatan tersebut dilakukan untuk menjaring bakat para siswa SLB Negeri Seduri.

Kegiatan yang digelar perdana pada Kamis (16/11/2017) ini rencananya akan digelar rutin setiap akhir semester. “Ini baru pertama, karena kami ingin ada yang berbeda. Dimana kita menggali skill dari anak-anak kebutuhan khusus, mulai dari menggambar, bernyanyi, menari,” Kepala SLB Negeri Seduri Purnomo.

Kegiatan ini, digelar untuk semua pelajar. Baik ditingkat SD, SMP dan SMA. Seleksi siswa berbakat ini, digelar selama dua hari sejak Kamis (16/11) hingga Jumat (17/11). “Semua siswa berkebutuhan khusus seperti tuna netra, tuna rungu, grahita, tuna daksa dan autis, ikut dalam kegiatan ini,” imbuhnya.

Saat kegiatan tersebut berlangsung, para guru SLB Negeri Seduri tampak terpukau dengan penampilan salah seorang siswanya, yakni Renata Muhammad Alamsyah yang memiliki bakat menyanyi.

Dalam penampilannya, bocah 15 tahun yang akrab dipanggil Renata itu menyanyikan lagu yang dipopulerkan Jason Mraz. Suara bocah yang memiliki keterbatasan dalam melihat itu sangat merdu. Sekali tampil, Renata menyanyikan dua lagu.

Saat ditemui, Renata mengaku mulai suka bernyanyi sejak kelas satu. Sejak saat itu, ia mulai menyukai musik. Lagu Demi Cinta yang dipopulerkan oleh grup band Kerispatih, menarik perhatiannya kala itu.

Saat ditanya bagaimana ia tahu lagu dari Jason Mraz itu, ia mengatakan kalau tak sengaja mendengarnya dari radio. “Suka sama suaranya, musiknya juga enak,” katanya.

Disinggung bagaimana cara renata menghafal lagu-lagu itu, anak pasangan dari Christian Harianto dengan Nur Sri Ningsih mengaku belajar secara otodidak. Namun tidak jarang ia dibimbing oleh ayahnya dalam menghafal lirik lagu.

“Kalau yang bahasa Inggris, diajari ayah. Karena tidak ditulis dengan huruf braille awalnya sangat kesusahan sekali karena cuma dibacakan. Tapi lama-lama bisa mengerti. Karena nanti kalau sudah besar ingin jadi penyanyi terkenal,” jelasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Z Arivin
Tags