FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Disapu Angin Kencang, Puluhan Rumah Warga di Mojokerto Rusak

Peristiwa     Dibaca : 1023 kali Penulis:
Disapu Angin Kencang, Puluhan Rumah Warga di Mojokerto Rusak
FaktualNews.co/Khilmi S Jane/
Pohon tumbang yang timpa rumah warga di Mojoanyar, Mojokerto.

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Hujan lebat yang terjadi saat masa pergantian musim seringkali juga disertai angin yang berhembus kencang. Kali ini, angin kencang menyapu kawasan Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Akibatnya puluhan rumah warga rusak.

Puluhan rumah yang rusak akibat terkena angin kencang tersebut terjadi di kawasan Kecamatan Mojoanyar tepatnya di Desa Gayaman pada Jumat, 17 November 2017 sekitar pukul 17.30 WIB. Hal itu membuat genting rumah warga berhamburan tertiup angin.

“Di Desa Gayaman, ada sekitar 25 rumah warga yangengalami kerusakan di bagian atap karena tertiup angin kencang. Dari 25 rumah itu, ada 9 rumah yang mengalami kerusakan berat,” kata Kasi Pelayanan dan Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Mojokerto, Didik Soedarsono, Sabtu (18/11/2017) dinihari.

Sebanyak 9 rumah yang mengalami kerusakan berat itu, kata Didik, hampir 50 persen genting rumahnya berhamburan tertiup angin. “Saat kami cek, kerusakannya mencapai 50 persen lebih,” tambahnya.

Masih kata Didik, angin kencang tersebut juga mengakibatkan dahan pohon mangga patah dan menimpa rumah warga Dusun/Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar. Rumah milik Sukarniati, yang berada di RT 5 RW 2 Dusun/Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto mengalami kerusakan di bagian atap dan arus listriknya putus.

“Tadi sudah dikondisikan. BPBD Kabupaten Mojokerto datang ke lokasi dengan membawa chainsaw. Proses evakuasi dahan pohon itu juga dibantu sejumlah sukarelawan PMI Kabupaten Mojokerto, Tagana Kabupaten Mojokerto, sukarelawan LPBI NU Kabupaten Mojokerto, serta sejumlah potensi sukarelawan Kabupaten Mojokerto lainnya,” jelasnya.

Adapun kerugian yang dialami warga akibat angin kencang tersebut, rata-rata sekitar Rp 2 hingga Rp 5 juta. “Rata-rata ya harus membetulkan atap rumah, banyak genting yang pecah juga, plafon juga banyak yang rusak,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Z Arivin