FaktualNews.co

Puskesmas Waru Pamekasan Gagal Diakreditasi, Diduga Syarat Tak Lengkap

Kesehatan     Dibaca : 1694 kali Penulis:
Puskesmas Waru Pamekasan Gagal Diakreditasi, Diduga Syarat Tak Lengkap
FaktualNews.co/Mulyadi/
Puskesmas Waru, Pamekasan.

PAMEKASAN, FaktualNews.co – Dua Puskesmas yang ada di wilayah Pantura Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, yaitu Puskesmas Waru dan Puskesmas Batumarmar belum mendapatkan akreditasi dari pemerintah setempat, Rabu (22/11/17).

Dua puskesmas itu direncanakan akan mendapat akhir tahun ini. Akan tetapi, rencana tersebut tak berjalan lancar. Hanya terdapat satu puskesmas yang akan diakreditasi akhir tahun ini, yaitu Puskemas Batumarmar. Sementara Puskesmas Waru harus menunggu tahun depan.

Tokoh pemuda asal Waru, Syaiful Patuah menanggapi gagalnya akreditasi itu. Syaiful mengatakan, gagalnya akreditasi Puskesmas Waru diduga karena persiapan minim. Menurutnya banyak persyaratan Puskesmas yang belum terpenuhi.

”Akreditasi Puskesmas Waru ditunda. Kemungkinan besar karena masih banyak persyaratan yang tak terpenuhi. Termasuk kelengkapan jumlah dokter yang harus stand by di puskesmas,” ungkapnya.

Pihaknya meminta kepada pengelola puskesmas supaya lebih inovatif dan segera melengkapi kebutuhan yang berkaitan dengan pelayanan. Dengan begitu, puskesmas bisa maksimal memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.

”Akreditasi ini penting untuk standarisasi pelayanan. Jika tidak, tentunya bisa jadi pelayanan tidak akan berjalan dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu Kepala UPT Puskesmas Waru Sujarwo membenarkan gagalnya akreditasi yang dilaksanakan tahun ini. Ia menuturkan, jadwal akreditasi ditunda tahun depan.

”Ditunda tahun depan, paling akhir triwulan pertama,” terangnya.

Namun demikian, Sujarwo membantah jika gagalnya akreditasi Puskemas Waru lantaran persyaratan yang harus dipenuhi belum lengkap. Menurutnya salah satu alasan yang menyebabkan akreditasi Puskesmas Waru ditunda adalah jadwal tim surveyor yang padat.

“Semua persyaratan sudah kami penuhi. Kami siap diakreditasi,” tegasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...