FaktualNews.co

Tes Kesehatan Paslon, KPUD Jombang Siapkan Tiga Rumahsakit

Politik     Dibaca : 831 kali Penulis:
Tes Kesehatan Paslon, KPUD Jombang Siapkan Tiga Rumahsakit
FaktualNews.co/Ilustrasi/
Foto : Ilustrasi Pilkada Jombang

JOMBANG, FaktualNews.co – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jombang, Jawa Timur, menyiapkan tiga rumahsakit di luar Jombang sebagai tempat tes kesehatan calon Bupati (Cabup) dan calon Wakil Bupati (Cawabup) pada Pemilihan Bupati (Pilbup) 2018 nanti.

Komisioner KPU Jombang, Atho’illah mengatakan, rumahsakit yang disiapkan tersebut yaitu RS dr Soetomo Surabaya, RS Angkatan Laut Ramelan Surabaya dan Rumah Sakit Al Anwar Malang. Ketiga rumah sakit ini dipilih karena masuk kategori type A.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

“KPU Jombang hanya membayar tim dokter saja. Untuk biaya ke sana ditanggung masing-masing calon,” katanya, Kamis (14/12/2017).

Atho’illah menuturkan, bahwa tidak akan ada permainan atau penipuan hasil pemeriksaan kesehatan. Ini berkaca pada tahun-tahun sebelumnya yang tidak ada masalah. Selain itu pihaknya juga bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengenai tes kesehatan.

“Kita percaya sama kode etik profesi dokter. Selama ini tidak ada masalah. Apalagi rumahsakit yang kita pilih juga type A. Secara standar rumahsakit ini paling sempurna,” tuturnya.

Tes kesehatan ini mengikuti ketentuan dalam peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2015 dimana setiap bakal calon dalam pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati diharuskan mengikuti pemeriksaan kesehatan.

Pemeriksaan kesehatan meliputi pemeriksaan kesehatan psikologis, tes kesehatan fisik dan bebas penyalahgunaan narkotika. Untuk itu tes psikologi, KPU mempercayakan pada tim dari Himpunan Psikolog Seluruh Indonesia (HIMPSI) Provinsi Jawa Timur. Sedangkan keterangan bebas penyalahgunaan narkotika dilakukan tim dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jatim.

“Test psikologi meliputi test tertulis yang dilakukan bersamaan terhadap semua bakal calon, lalu dilanjutkan dengan test wawancara bergantian berdasarkan nomor urut pendaftaran bakal pasangan calon ke KPU,” terang Atho’illah.

Hasil pemeriksaan kesehatan yang dilaporkan IDI, HIMPSI dan BNN akan dijadikan KPU sebagai landasan dalam penerimaan pencalonan bupati dan wakil bupati Jombang 2018.

“Nanti menemui dokter yang ditunjuk KPU akan disampingi tim kita. Tetapi untuk standar kesehatan dan bebas narkoba yang menetapkan adalah IDI, Himpsi dan BNN. Mereka lebih tahu yang disebut sehat itu bagaimana,” pungkas Atho’illah.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...