Peristiwa

Sopir Mobil Kijang yang Tercebur ke Sungai Brantas, Rolak Songo, Ditemukan di Mojosari Mojokerto

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Setelah dua hari hilang, diduga jasad sopir mobil Kijang LGX yang tercebur di rolak songo, Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, ditemukan sudah tak bernyawa di sungai Desa Leminggir, Mojosari, Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (20/12/2017) sekira pukul 08.40 WIB.

Tubuh Supoidi (50), warga Dusun Gamping, Desa Gampingrowo, Kecamatan Tarik tersebut terseret hingga 20 kilometer dari tempat kejadian.

Informasi yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian, jasad korban pertama kali ditemukan pencari ikan di sungai setempat.

Usai ditemukan warga, jenazah Supoidi langsung dievakuasi ke RS Anwar Medika Balongbendo, Sidoarjo.

“Tadi rame, jadi saya ikut melihat penemuan mayat itu. Katanya sopir mobil yang jatuh di rolak,” jelas salah satu warga, Ahmad, di lokasi kejadian.

Hingga berita ini ditulis belum ada pernyataan resmi dari aparat kepolisian yang membenarkan identitas korban.

Diberitakan sebelumnya, sebuah mobil tiba-tiba tercebur ke sungai brantas, tepatnya di sebelah pintu air rolak songo, Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (18/12/2017) sekitar pukul 13.00 WIB.

Informasi yang dihimpun FaktualNews.co menyebutkan, saat kejadian, mobil tersebut sedang parkir di tepi sungai brantas. Kurang lebih lima menit parkir, mobil tersebut tiba-tiba berjalan ke arah sungai.

“Masih belum lama parkirnya, kurang lebih lima menit. Tiba-tiba mobil itu jalan maju dan masuk ke sungai,” ujar Wagito (46), salah satu pemilik warung yang ada di tepi sungai brantas.