Ekonomi

Kemenhub Anggarkan Rp 20 Miliar Untuk Subsidi Angkutan Udara Perintis di Nabire

SURABAYA, FaktualNews.co – Kementerian Perhubungan telah menganggarkan Rp 20 miliar untuk subsidi angkutan udara perintis tahun 2018 di Nabire.

Anggaran ini naik dari tahun 2017 yang Rp 17 miliar. Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat mengunjungi Nabire, Papua, melalui rilis yang diterima FaktualNews.co, Kamis (21/12/2017).

Dengan subsidi, menurut Budi, masyarakat cukup membayar Rp 300-350 ribu saja untuk membeli tiket pesawat dari harga yang seharusnya Rp 3,5 juta. Subsidi ini untuk 10 rute dari dan ke Nabire.

“Contohnya rute Nabire-Mulya, kalau mereka beli tiket sendiri harganya Rp 3,5 juta per orang. Dengan kita subsidi jadi tinggal Rp 300 ribu atau paling mahal Rp 350 ribu, sisanya kita subsidi,” jelas Budi Karya.

Menhub menambahkan untuk Papua, pemerintah telah menyiapkan dua anggaran, yakni anggaran pembangunan dan anggaran subsidi. Selain di Papua, anggaran subsidi angkutan udara perintis juga ada di Kalimantan Utara dan sebagian di Sulawesi.

“Daerah pedalaman seperti pedalaman Papua, sangat bergantung terhadap penerbangan printis. Masyarakat sangat terbantu dengan penerbangan perintis ini dan subsidinya langsung dirasakan oleh masyarakat. Selain pesawat, masyarakat harus jalan kaki. Contohnya Fawi, Puncak Jaya ke Nabire dengan jarak 170 km, harus ditempuh selama lima hari berjalan kaki,” tuturnya.