FaktualNews.co

Dikemudikan Remaja, Bus Terjun ke Sungai Tewaskan 33 Orang di India

Internasional     Dibaca : 479 kali Jurnalis:
Dikemudikan Remaja, Bus Terjun ke Sungai Tewaskan 33 Orang di India
FaktualNews.co/Ilustrasi/
Kecelakaan bus

SURABAYA, FaktualNews.co – Kecelakaan yang melibatkan armada bus terjadi di Dubi, Negara Bagian Rajasthan, India. Sebanyak 33 orang tewas dan tujuh lainnya luka-luka akibat peristiwa tersebut.

Bus yang mengangkut puluhan umat Hindu itu tergelincir dari sebuah jembatan dan tercebur ke sungai Banas di Dubi, Negara Bagian Rajasthan, India. Para penumpang diketahui berasal dari Negara Bagian Madhya Pradesh dan Uttar Pradesh. Mereka sedang dalam perjalanan menuju Pura Ramdevra di Lalsot untuk mengikuti sembahyang ketika kecelakaan terjadi.

“Jumlah korban dari kecelakaan tragis ini mencapai 33 orang. Tujuh orang korban luka-luka dilarikan ke beberapa rumah sakit berbeda,” ujar pejabat senior Rajashtan, Kailash Chand Verma, mengutip dari Xinhua, Sabtu (23/12/2017).

Sejumlah media setempat melaporkan, bus nahas itu dikemudikan oleh sopir pengganti yang masih berusia remaja. Namun, Verma membantah laporan tersebut dengan memastikan bahwa sopir bukan seorang remaja.

“Penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Berdasarkan penelusuran awal, sopir berupaya menyalip kendaraan lain di jembatan yang sempit tetapi kehilangan kendali hingga menghantam pembatas jembatan dan tercebur ke sungai,” urai Kailash Chand Verma.

“Dari penyelidikan juga sangat jelas bahwa rumor bus dikemudikan sopir di bawah umur tidak benar,” tutupnya.

Tim penyelamat dibantu warga setempat sudah berhasil mengangkat 33 jenazah dari sungai. Jenazah para korban lantas dibawa ke rumah sakit terdekat untuk proses identifikasi. Bangkai bus juga berhasil diangkat dari sungai dengan menggunakan alat berat.

Menteri Kepala Rajashtan, Vasundhara Raje, mengaku sedih atas insiden tersebut. Ia meminta seluruh pejabat terkait agar menangani korban dengan sebaik-baiknya. Ucapan duka cita juga datang dari Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi.

Editor
Z Arivin
Sumber
Xinhua
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...