FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

BPOM Surabaya Musnahkan Obat dan Makanan Ilegal Senilai Rp 11 Miliar

Peristiwa     Dibaca : 422 kali Jurnalis:
BPOM Surabaya Musnahkan Obat dan Makanan Ilegal Senilai Rp 11 Miliar
FaktualNews.co/Ekoyono/
Kepala POM RI saat memasukkan obat ilegal kedalam mesin penghancur.

SURABAYA, FaktualNews.co – Balai Besar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Surabaya memusnahkan 181.662 kemasan obat dan makanan ilegal dengan nilai keekonomian mencapai Rp 3,8 miliar, Kamis (28/12/2017).

Obat dan makanan yang dimusnahkan tersebut merupakan barang bukti hasil pengawasan Balai Besar BPOM di Surabaya melalui berbagai operasi gabungan (Operasi Storm, Operasi Pangea, Operasi Gabungan Daerah, dan Operasi Gabungan Nasional) tahun 2016 dan 2017.

Barang-barang yang dimusnahkan didominasi oleh pangan tanpa izin edar (TIE) ilegal sebanyak 117 item (24.407 kemasan) dengan nilai keekonomian lebih dari 2,2 miliar rupiah dan obat tradisional (OT) atau jamu stamina pria mengandung bahan kimia obat (BKO) sebanyak 543 item (94.603 kemasan) dengan nilai keekonomian lebih dari 1 miliar rupiah.

Sepanjang tahun 2017 ini, BBPOM di Surabaya menangani 20 item pelanggaran di bidang obat dan makanan dengan temuan sebanyak 2.069 item (1.216.610 kemasan) dengan nilai keekonomian lebih dari 11 miliar rupiah. Dari 20 perkara tersebut, 15 perkara diantaranya sudah masuk tahap 1 dan lima perkara dalam proses pemberkasan.

“Secara nasional, selama tahun 2017 sampai dengan bulan November, Badan POM RI telah menanganWi bidang obat dan makanan yang terdiri dari 24 perkara obat ilegal, 75 perkara obat tradisional ilegal, 57 perkara kosmetika ilegal, dan 59 perkara pangan ilegal,” ungkap Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Penny K Lukito, Kamis (28/12/2017).

Dalam tiga tahun terakhir ini Badan POM RI melakukan penyidikan terhadap pelanggaran yang sifatnya lebih ke akar permasalahan (skala/produksi/pedagang besar) dan berdaya ungkit tinggi. Kejahatan di bidang obat dan makanan sangat berbabaya yang dapat merugikan kesehatan masyarakat dan generasi Bangsa.

“Badan POM RI terus berkomitmen meningkatkan pengawasan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam mengonsumsi obat dan makanan,” kata dia.

Editor
Saiful Arief



DCS ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN DAERAH KABUPATEN JOMBANG DARI PARTAI BERKARYA DAN PARTAI NASDEM DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 2019



LIHAT LIST DCS SETELAH MEDIASI