FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Takut Implikasi Hukum

Kades Trosobo Sidoarjo Enggan Terima Bantuan Mobil Operasional Desa

Birokrasi     Dibaca : 681 kali Jurnalis:
Kades Trosobo Sidoarjo Enggan Terima Bantuan Mobil Operasional Desa
FaktualNews.co/Nanang Ichwan/
Mobil operasional desa (MOD).

SIDOARJO, FaktualNews.co – Desa Trosobo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, merupakan satu-satunya desa di Kabupaten Sidoarjo yang enggan menerima Bantuan Keuangan Desa (BKD) melalui Perubahan Anggran Keuangan (PAK) APBD 2017, untuk digunakan membeli Mobil Operasional Desa (MOD).

Tidak mau menerimanya bantuan tersebut, ternyata memiliki alasan tertentu. “Memang secara pribadi tidak mau menerima, bukan menolak, saya tidak mau menerima,” kata Supriyadi, Kepala Desa Trosobo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, ketika dihubungi wartawan, Jum’at (29/12/2017).

Menurut Supriyadi, pihaknya berterimakasih kepada Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, telah mengalokasikan anggaran Bantuan Kusus Desa (BKD) kepada tiap desa dan kelurahan senilai Rp. 202 juta untuk tiap desa dan kelurahan itu.

Hanya saja, ujar Supriyadi, pihaknya tidak mau menerima bantuan itu dengan pertimbangan takut menjadi persoalan hukum dikemudian hari. “Apakah ada yang menjamin kalau dikemudian hari Kepala desa (Kades) tidak diperiksa oleh Kepolisian ataupun Kejaksaan? Bahkan, KPK, dalam hal ini,” ungkapnya.

Supriyadi berpendapat, pontensi menjadi persoalan hukum itu dinilai karena bantuan untuk operasional desa itu nominalnya diatas Rp. 200 juta (Rp. 202 juta). Sedangkan, sambung Supri, bantuan itu pelaksanaanya dilakukan lelang, namun pelaksanaanya dilaksanakan desa.

“Mekanisme lelang ada di Pemkab, namun pelaksanaanya adalah desa. Lalu pertanyaan saya, apakah nanti dikemudian hari jika ada persoalan hukum ada yang mau menjamin,” jelasnya.

Meski demikian, selain Desa Trosobo, Kecamatan Taman, Sidoarjo, terdapat 5 desa dan 3 kelurahan di Sidoarjo yang tidak menerima bantuan itu, lantaran terdampak luapan lumpur Lapindo.

Sehingga, total anggaran senilai Rp. 69 milyar dari PAK APBD Sidoarjo, untuk 344 dari 353 desa dan kelurahan yang menerima Bantuan Mobil Operasional Desa (MOD), satu merek menggunakan Suzuki APV itu.

Editor
Muhammad Syafi'i