Pilkada Jombang 2018 Paslon Nomor 1
Pilkada Jombang 2018 Paslon Nomor 2
Pilkada Jombang 2018 Paslon Nomor 3
FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Kuasai Inovasi Pertanian, Indonesia Mampu Bersaing Didunia Internasional

Nasional     Dibaca : 259 kali Jurnalis:
Kuasai Inovasi Pertanian, Indonesia Mampu Bersaing Didunia Internasional
FaktualNews.co/Nanang Ichwan/
DPD Pemuda Tani Indonesia saat bertemu petani di Sidoarjo.

SIDOARJO, FaktualNews.co – DPD Pemuda Tani Indonesia, Jawa Timur, yakin Indonesia negara hebat dikanca Internasional. Jika, pemerintah serius mengarap sektor pertanian.

“Indonesia ini sebenarnya adalah lahan paling strategis untuk sumber pangan dunia,” kata Sekretaris DPD Pemuda Tani Indonesia Jatim, Ghufron Ahmad Yani, ketika berada di Sidoarjo, Minggu (31/12/2017).

Ghufron berpendapat, sektor pertanian haruslah menguasai dan melakukan inovasi teknologi, mengikuti perkembangan zaman untuk dapat menembus kancah dunia.

Dia menyebut, inovasi teknologi yang perlu dilakukan, yaitu teknologi benih, managemen, pengolahan lahan, nutrisi pertanian dan teknologi pengendalian hama tanaman.

“Kalau inovasi itu dikuasai, saya yakin Indonesia akan semakin hebat,” ungkapnya.

Bukan hanya itu, lanjut Ghufron, dirinya meyakini jika itu dilakukan maka iklim investasi sektor pertanian akan meningkat.

“Investasi sektor yang secara ekonomis dan tidak kalah dengan investasi sektor-sektor lainnya, investasi sektor pertanian sesungguhnya sektor yang seksi, itu sudah kami hitungkan,” jelas pria yang juga menjadi Ketua Gerakan Petani Muda (Gempita) Kabupaten Lamongan itu.

Meski demikian, DPD Pemuda Tani Indonesia Jawa Timur kini terlibat langsung dalam swasembada pertanian padi, jagung, kedelai (Upsus Pajale) yang menjadi program prioritas Kementerian Pertanian (Kementan) RI tahun 2017 melalui Gerakan Pemuda Tani (Gempita).

Gerakan yang dilakukan para pemuda kini ikut menyelesaikan penanaman jagung pada tahun 2018, di seluruh wilayah Jawa Timur. Total lahan yang digarap mencapai 18.000 hektar.

“Program ini sebagai kinerja konkrit pemuda Jatim sebagai generasi yang konsen dibidang isue pangan,” ucapnya.

Menurutnya, prograp itu merupakan upaya serius pemerintah untuk menargetkan hasil 3 juta ton jagung per tahun harus melibatkan seluruh komponen, termasuk merangkul generasi muda.

“Perlu kita tau, generasi muda calon pemimpin bangsa ini, maka sudah seharusnya menduduki di disegala sektor,” tutupnya.

Editor
Z Arivin