FaktualNews.co

Ketua DPRD Kota Mojokerto Sesalkan Penyegelan SDN Kranggan 1

Pendidikan     Dibaca : 731 kali Penulis:
Ketua DPRD Kota Mojokerto Sesalkan Penyegelan SDN Kranggan 1
FaktualNews.co/Khilmi S Jane/
Banner penyegelan yang dipasang ahli waris Sareh Sujono di SDN Kranggan 1.

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Penyegelan SDN Kranggan 1 yang beralamat di jalan raya Pekayon No 14, Kota Mojokerto, Jawa Timur, mulai mendapat sorotan dari berbagai pihak. Penyegelan sekolah tersebut dinilai telah merenggut hak pelajar.

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPRD Kota Mojokerto, Febriana Meldyawati, saat dikonfirmasi, Selasa (2/1/2018). Saat disinggung terkait aksi penyegelan SDN Kranggan 1, pihaknya sangat menyayangkan adanya aksi tersebut yang dilakukan oleh oknum dengan mengatasnamakan ahli waris tanah tempat bangunan SDN Kranggan 1 berdiri itu.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

“Kalau masalah penyegelan saya sangat menyayangkan ya mas. Kepentingan siswa untuk mendapatkan hak pendidikan di sini diabaikan oleh pihak yang menyegel,” tuturnya.

Meldyawati menilai, penyegelan SDN Kranggan 1 ini merupakan penyegelan secara sepihak. “Kalau penyegelan sepihak seperti ini, saya sangat tidak setuju, pihak yang menyegel ini menuntut haknya, tapi mengabaikan hak ratusan pelajar untuk sekolah,” tandasnya.

Meldyawati berharap, pemerintah daerah dalam hal ini adalah Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto agar mengoptimalkan inventarisir aset milik Pemkot Mojokerto. Hal itu bertujuan agar hal seperti yang sudah terjadi di SDN Kranggan 1 tidak terulang kembali.

“Agar tidak terulang di aset Pemkot Mojokerto yang lain, inventarisirya dengan upaya sertifikasi aset atas nama Pemkot Mojokerto harus dioptimalkan,” pungkasnya.

Berdasarkan informasi terakhir yang dihimpun FaktualNews.co di lapangan, mulai Rabu, 3 Januari 2018, aktivitas belajar mengajar SDN Kranggan 1 sementara direlokasi di STIT Raden Wijaya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Syafi'i

YUK BACA

Loading...