BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Pemprov DKI Bakal Permalukan Pemilik Mobil Mewah yang Tunggak Pajak

Ekonomi   Dibaca : 189 kali Jurnalis:
Pemprov DKI Bakal Permalukan Pemilik Mobil Mewah yang Tunggak Pajak
FaktualNews.co/Ilustrasi/
Deretan mobil mewah

JAKARTA, FaktualNews.co – Banyaknya pemilik mobil mewah yang menunggak pajak, membuat Pemprov DKI Jakarta geram. Pemprov pun tak ingin lagi berkompromi dengan pemilik mobil mewah yang menunggak pajak.

Untuk memaksa pemilik mobil seharga Rp1 miliar ke atas ini agar segera memenuhi kewajibannya, pemprov akan mempermalukan mereka dengan menayangkan nomor polisi mobil dalam situs resmi Pemprov DKI. Sikap tegas ini disampaikan langsung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk memastikan penerimaan pajak dan retribusi di DKI bisa optimal.

Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta pun pada 2017 berhasil mengumpulkan angka melebihi target hingga 103% atau sekitar Rp36,3 triliun. Kendati melampaui target, angka tersebut masih bisa digenjot karena masih banyak wajib pajak yang belum menunaikan kewajibannya membayar pajak.

Pemilik mobil mewah diincar karena ternyata hing ga akhir 2017 banyak yang belum membayar pajak. Total mobil mewah yang belum membayar pajak sebanyak 1.293 unit yang belum membayar pajak dengan tagih an sebesar Rp44,9 miliar. Perinciannya, 744 unit atas nama pri badi dengan nilai tunggakan pajak Rp26,1 miliar dan 549 unit atas nama badan dengan nilai tunggakan pajak Rp18,8 miliar.

Namun ada mobil atas nama pribadi dan perusahaan yang sama. Mobil mewah dimaksud terdiri atas berbagai merek seperti Lamborghini, Ferrari, Rolls Royce, Aston Martin, Mclaren, Bentley, Mercedes-Benz, BMW, Porsche, Audi, Maseratim, Cadillac, dan Land Rover. Dari berbagai mobil mewah tersebut, yang paling mahal harganya itu Lamborghini Aven tador, yaitu Rp9,6 miliar.

Adapun di antara merekmerek tersebut, Mercedez- Benz paling banyak menunggak pajak, yakni 210 unit, dengan nilai jual Rp299,5 miliar dan total pajak Rp6,6 miliar. Kemudian diikuti Porsche sebanyak 146 unit senilai Rp196 miliar dengan pajak Rp4,3 miliar dan Toyota 82 unit dengan nilai Rp90,9 miliar serta tunggakan pajak Rp2,0 miliar.

“Ini sesuatu yang kita tidak bisa didiamkan. Kita akan kejar, kita minta semua tunaikan kewajiban bayar pajak. Jalan dipakai, fasilitas digunakan, udara juga memiliki dampak dari mobil bermotor, tapi tanggung jawab untuk bayar pajak belum diselesaikan,” ujar Gubernur DKI Anies Baswedan di Jakarta kemarin.

Dengan mengumumkan nomor polisi mobil, Anies berharap semua pemilik mobil mewah segera melunasi kewajibannya. Jika tidak, seluruh mobil yang belum membayar akan dipublikasi nomor polisinya. “Masyarakat yang melihat dijalan nomor polisi tersebut akan tahu mobil itu lalu lalang di Kota Jakarta dan tidak menunaikan pajaknya,” tandasnya.

Anies pun mengingatkan kembali wajib pajak yang memiliki mobil mewah tersebut untuk segera melunasi tunggakan pajak mobil bermotor milik mereka. Terlebih dari sisi kemampuan ekonomi sangat tinggi, termasuk mampu membeli mobil seharga Rp6 miliar, sehingga tidak ada kesulitan bagi mereka untuk menunaikan pajak.

Halaman
1 2
Editor
KOMENTAR