FaktualNews.co

Pemkab Gratiskan Layanan Kesehatan Bagi Warga Lamongan

Kesehatan     Dibaca : 1341 kali Penulis:
Pemkab Gratiskan Layanan Kesehatan Bagi Warga Lamongan
FaktualNews.co/Ahmad Faisol/
Bupati Lamongan, Fadeli (dua kiri) didampingi Wakil Bupati, Kartika Hidayati (kiri) saat menandatangani kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

LAMONGAN, FaktualNews.co – Pada akhir tahun 2018, Bupati Lamongan Fadeli, menargetkan pelayanan kesehatan bagi semua warga Lamongan akan dijamin Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan. Untuk itu Universal Health Coverage (UHC) Lamongan diharapkan bisa mencapai angka 100 persen.

Untuk bisa mencapai UHC, langkah nyata pertama yang dilakukan Pemkab Lamongan yakni dengan menggandeng Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk meningkatkan kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS).

Kerjasama keduanya ditandatangi Fadeli dan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Gresik dr Galih Anjungsari di Pendopo Lokatantra, Jumat (27/1/2018). Hadir pula dalam kesempatan itu Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Timur, Handaryo.

Saat ini, UHC Lamongan berada di angka 61 persen. Itu berarti dari 1.354.119 warganya, yang sudah terintegrasi dengan JKN ada sebanyak 825.989 orang.

Bupati Fadeli menyebutkan segera akan dilakukan penyisiran oleh tim teknis, by name by address, siapa saja yang belum terintegrasi layanan JKN. Mereka yang belum ini, nantinya akan dibiayai Pemkab Lamongan.

“Dengan menargetkan Universal Health Coverage 100 persen, kami ingin memastikan setiap warga Lamongan memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan. Baik itu pelayanan promotof, preventif, kuratif dan rehabilitatif yang tidak hanya bermutu, namun juga berjangkau,” ujar Bupati.

“UHC ini sebenarnya sudah bisa dicapai ketika 95 persen penduduk sudah terintegrasi JKN. Namun saya menargetkan 100 persen bisa terintegrasi di 2018.”

Tidak hanya soal jaminan pembayaran premi dari Pemkab Lamongan, Fadeli jauh hari juga sudah menitikberatkan sejumlah program untuk peningkatan dan pemerataan fasilitas kesehatan.

Diantaranya dengan menjadikan seluruh 33 puskesmas sudah terakreditasi. Saat ini, sudah 22 puskesmas yang terakreditasi.

Kemudian bekerjasama dengan RS Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Melalui kerjasama ini, 11 unit pelayanan kesehatan di Lamongan untuk pelayanan kesehatan pasien rujukan bisa dilakukan ke RS Unair.

Terkait target seluruh penduduk Lamongan terintegrasi dalam JKN, Bupati Fadeli membuka inisiasi berbagai pihak. Misalnya menggunakan hasil dari Bank Sampah dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk membiayai premi.

Saat ini, Desa Sendangagung Kecamatan Paciran sudah mengambil alih pembayaran 100 persen penduduknya yang termasuk Penerima Bantian Iuran (PBI) dari BUMDes.

Selain itu, sebagai pilot project , ada Desa Butungan dan Desa Pucangro Kecamatan Kalitengah, Desa Sidorejo Kecamatan Deket, Desa Karanggeneng Kecamatan Karanggeneng yang berkomimen mengikutsertakan 100 persen penduduknya dengan pembiayaan yang berasal dari Bank Sampah.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul