FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Diguyur Hujan Deras, Plengsengan Jalan Bareng – Jombang Ambrol

Peristiwa     Dibaca : 870 kali Penulis:
Diguyur Hujan Deras, Plengsengan Jalan Bareng – Jombang Ambrol
FaktualNews/Roni Suhartomo/
Warga menempatkan drum pada lokasi ambrolnya plengsengan.

JOMBANG, FaktualNews.co – Plengsengan jalan di Dusun Blimbing, Desa Karangan, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, ambrol sepanjang kurang lebih 10-15 meter.

Ditemui di lokasi kejadian, Sutrisno, warga sekitar mengungkapkan, bangunan yang berfungsi sebagai penahan tanah jalan tersebut sejak Jum’at petang kemarin. Di wilayah itu, pada siang hingga petang kemarin diguyur hujan deras.

“Setahu saya plengsengan ini mulai ambrol sejak kemarin pukul 17.00 WIB kemarin, lalu tadi pagi sekitar pukul 04.00 WIB ambrol lagi,” katanya, Sabtu (27/1/2018).

Bangunan yang ambrol tersebut, kata Sutrisno, dibangun sekitar tahun 1999. Hingga sekarang, bangunan tersebut belum pernah diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Jombang.

Kondisi plengesengan yang ambrol dan memakan badan jalan

Ambrolnya plengsengan setinggi 15 meter tersebut ikut menggerus badan jalan arah Jombang – Wonosalam. Separuh badan jalan rusak, sehingga para pengguna mobil harus lewat secara antri.

“Jalan ini penghubung antar desa dan Kecamatan Bareng ke Wonosalam. Dan, jalan alternatif ke Malang dan Kediri juga. Jalan ini rusak ketika hujan deras kemarin sore,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Jombang, Sutrisno menjelaskan, perbaikan plengsengan ambrol tersebut merupakan wewenang Dinas PUPR.

Menanggapi ambrolnya plengsengan, pihaknya sudah mengirim tim ke lokasi untuk menghitung kerugian dan rencana tindakan kedepan. Peristiwa itu, lanjut Sutris, tidak menimbulkan korban jiwa maupun bangunan milik warga sekitar yang tertimpa tanah.

“Sudah ada tim kita yang turun ke lokasi dan segera ditindak lanjuti masalah ini. Dalam waktu dekat material akan segera dikirim ke lokasi yang ambrol,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Syafi'i