FaktualNews.co

Banjir Rendam Paris, Ribuan Tikus Bermunculan

Internasional     Dibaca : 721 kali Penulis:
Banjir Rendam Paris, Ribuan Tikus Bermunculan
FaktualNews.co/Istimewa/
Banjir disekitar menara eiffel Paris Prancis

SURABAYA, FaktualNews.co – Sejak minggu lalu banjir menerjang Kota Paris. Hal itu disebabkan karena Sungai Seine yang meluap. Para wisatawan pun sedikit terganggu dengan dampak dari banjir tersebut,

Melansir People, Rabu (31/1/2018), status kota sempat berada di tingkat siaga orange yang artinya berada di level tertinggi kedua. Hal itu membuat sejumlah terowongan, jalan, dan taman ditutup.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Tak hanya itu, banjir membuat tikus lebih sering keluar dan terlihat oleh wisatawan maupun warga lokal. Tikus-tikus itu berasal dari sistem saluran pembuangan. Menurut seorang ahli hewan perkotaan, Pierre Falgayrac, meskipun tikus lebih sering terlihat bermunculan bukan berarti jumlahnya lebih banyak.

“Saya memperkirakan bahwa ada 1,75 tikus untuk setiap penduduk di ibu kota Prancis tersebut,” ujar Pierre. Selain tikus, objek wisata seperti Louvre pun terpaksa ditutup karena jumlah air yang terus meningkat.

Museum yang seringkali dikunjungi wisatawan itu mengumumkan penutupannya pada Rabu pekan lalu. Situasi tersebut membuat wisatawan tidak bisa melihat pameran Islamic Art. Bahkan hingga saat ini belum jelas kapan pameran tersebut dapat dibuka kembali.

Banjir yang terjadi pada tahun ini dikatakan lebih dahsyat bila dibanding banjir pada 2016. Menurut para ahli, kenaikan tingkat air masih bisa terus terjadi. Pemicu terjadinya banjir diperkirakan karena adanya perubahan iklim termasuk di Lembah Seine.

Seorang peneliti senior di pusat penelitian ilmiah nasional Perancis, Florence Habets mengungkapkan jika pengurangan emisi gas rumah kaca dapat memperkecil kemungkinan terjadinya kekeringan dan banjir.

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Z Arivin
Tags

YUK BACA

Loading...