FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Baguna PDIP Salurkan Bantuan Korban Banjir Mojoagung Jombang

Peristiwa     Dibaca : 1086 kali Penulis:
Baguna PDIP Salurkan Bantuan Korban Banjir Mojoagung Jombang
FaktualNews.co/Istimewa/
Baguna PDIP menyerahkan bantuan korban banjir di Mojoagung, Jombang, Kamis (22/2/2018).

JOMBANG, FaktualNews.co – Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan menyerahkan bantuan untuk korban banjir di Mojoagung, Jombang, Jawa Timur pada Kamis (22/2/2018).

Kepala Baguna PDI Perjuangan Sadarestuwati, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana banjir di Kabupaten Jombang.

“Hari ini Baguna DPP PDIP langsung menyalurkan bantuan kepada warga korban bencana banjir di Mojoagun. Ini sebagai bentuk kepedulian kami kepada warga yang terkena banjir,” kata Mbak Estu sapaan akrabnya, Kamis (22/2/2018).

Kepala Baguna yang juga anggota Komisi V DPR RI ini mengaku cukup prihatin dengan banjir yang melanda 9 Kecamatan di Kabupaten Jombang. “Banjir ini selalu datang setiap musim hujan,” ungkapnya.

Lanjut Mbak Estu, pihaknya akan terus mengirimkan bantuan secara menyeluruh sampai warga terdampak banjir bisa kembali beraktifitas.

Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah agar bencana banjir tidak lagi menerjang wilayah Kota Santri. Sebab, hampir setiap tahun bencana serupa, selalu melanda dan merugikan warga. “Semoga ada langkah konkret yang dilakukan pemerintah daerah, untuk mengatasi persoalan banjir tahunan ini,” tukas Mbak Estu.

Adapun, bantuan yang didistribusikan ke korban banjir di Mojoagung Jombang meliputi ratusan nasi bungkus, mie instan dan air mineral.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari posko pengungsian Gambiran, hingga saat ini sedikitnya ada 197 pengungsi.

Salah satu petugas posko pengungsian Gambiran menyebutkan, dari 197 pengungsi tersebut, rinciannya ada 18 lansia, 24 balita serta 55 orang dewasa. 197 pengunsi tersebut, terdiri dari 190 warga Gambiran dan 7 orang warga asal Kagulan.

Dengan alas matras yang disediakan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Jombang serta beberapa tenda dari Dinsos dan Polres Jombang yang telah didirikan, menjadi tempat pengungsian.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Adi Susanto