FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Polda Jatim Gelar Ops Keselamatan Semeru 2018 Mulai 5 Maret

Peristiwa     Dibaca : 769 kali Jurnalis:
Polda Jatim Gelar Ops Keselamatan Semeru 2018 Mulai 5 Maret
FaktualNews.co/M. Dofir/
Kapolda Irjen Pol Drs Machfud Arifin dan Kabid Humas Kombes Pol Barung usai apel pasukan di depan Gedung Tribrata Mapolda Jawa Timur.

SURABAYA, FaktualNews.co – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur gelar pasukan dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru 2018 yang dilaksanakan pada tanggal 5 Maret hingga 26 Maret mendatang.

Operasi terpusat yang juga dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia ini, mengambil tema meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas untuk mendukung kebijakan promoter Kapolri guna terciptanya Kamseltibcarlantas.

“Operasi gelar pasukan keselamatan kita mulai secara serentak tanggal 5 hingga 26, selama 21 hari atau tiga minggu. Bebarengan dengan kegiatan nasional juga, Pilkada serentak. Ini bisa jadi cipkon keselamatan juga misal, saat kampanye dijalan,” terang Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Machfud Arifin usai memimpin apel, Kamis (1/3/2018).

Petugas akan menekankan upaya pembinaan selama operasi. Khusus di Surabaya, cctv juga dilibatkan untuk memantau pelanggar lalu lintas yang tidak memakai helm dalam berkendara.

“Upaya penegakan hukum itu nanti belakangan,” singkatnya.

Dalam sambutan tertulis Kakorlantas Mabes Polri yang dibacakan oleh Kapolda disampaikan, bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab Polri sebagai bentuk ketaatan terhadap undang-undang lalu lintas dan angkutan jalan.

“Sehingga perlu melaksanakan operasi keselamatan lalu lintas menuju negara yang tertib dan berevolusi dari segi mental masyarakat,” ucapnya.

Disebutkan pula besaran pelanggaran lalu lintas berupa tilang yang terjadi selama tahun 2016 di seluruh Indonesia sebesar 6 juta 200 lebih.

“Sedangkan tahun 2017 sejumlah 7 juta 480 lebih kasus atau ada kenaikan 15 persen,” tegasnya.

Sedangkan untuk angka kecelakaan lalu lintas secara nasional disebutkan ada 105 ribu lebih kejadian pada tahun 2016, sedangkan tahun 2017 turun menjadi 98 ribuan lebih kejadian.

“Korban meninggal dunia tahun 2016 sejumlah 25.859 orang, dan pada tahun 2017 ada 24.213 orang atau ada penurunan,” tutupnya.

Selain Polri, pasukan yang hadir dalam giat tersebut terdiri dari unsur TNI yakni PM dan Pomal, lalu dari Jasa Raharja dan Dishub Kota Surabaya.

Pelaksanaan operasi ditandai dengan penyematan pita secara simbolis kepada perwakilan masing-masing pasukan.(M. Dofir)

 

Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...