FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Cara Pemkab Lamongan Redam Gesekan Perguruan Silat

Peristiwa     Dibaca : 1358 kali Penulis:
Cara Pemkab Lamongan Redam Gesekan Perguruan Silat
FaktualNews.co/Istimewa/
Bupati Lamongan, Fadeli (kiri) saat bertemu perwakilan perguruan silat di Lamongan.

LAMONGAN, FaktualNews.co – Perguruan silat yang ada di Kabupaten Lamongan, diajak untuk membantu, menjaga suasana tetap kondusif, terutama menjelang pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018.

Ini diungkapkan saat silaturrahmi antar perguruan silat dan jajaran Forkopimda Kabupaten Lamongan, Kamis (1/3/2018).

Acara itu dihadiri oleh kurang lebih 350 peserta yang berasal dari 4 perguruan silat di Kabupaten Lamongan. Yakni Persaudaraaan Setia Hati Terate (PSHT), Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKS PI) Kera Sakti, Pagar Nusa dan Tapak Suci.

Dalam kesempatan itu, Bupati Lamongan, Fadeli berharap perguruan silat di Lamongan diberikan fasilitasi berupa kompetisi resmi, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti yang terjadi di daerah lain.

“Alhamdulillah Kabupaten Lamongan sudah kondusif. Hal ini terwujud atas kerjasama semua pihak baik dari TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat. Kita tidak ingin apa yang dilihat di video tadi terjadi di Kabupaten Lamongan,” tuturnya.

Oleh karena itu, salah satu solusinya, Fadeli meminta agar pesilat Lamongan yang profesional harus difasilitasi dalam kompetisi resmi

“Saya meminta KONI dan IPSI untuk memperbanyak kompetisi kompetisi resmi. Kalau perlu diadakan Piala Bupati ataupun Piala Polres nanti saya siapkan hadiahnya,” jelas Fadeli.

Dengan begitu, dia berharap para pesilat tidak menjadi pejuang jalanan, karena nanti akan rugi sendiri. “Ajang silaturrahmi seperti ini sangat bagus untuk memupuk persaudaraan dan mempertahankan keadaan yang sudah kondusif ini, “ katanya menambahkan.

Sementara Kapolres Lamongan, AKBP Febby DP Hutagalung, mengungkapkan pertemuan tersebut untuk menyikapi perkembangan Kamtibmas menjelang Pilgub Jatim 2018 ini, serta banyaknya berita hoax.

“Semoga dengan adanya pertemuan ini, bisa mengurangi potensi konflik yang muncul agar tercipta Lamongan yang kondusif,” tambahnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul