FaktualNews.co

Diduga Terpeleset

Kakek Penarik Becak di Surabaya Ditemukan Tewas Tenggelam

Peristiwa     Dibaca : 1331 kali Penulis:
Kakek Penarik Becak di Surabaya Ditemukan Tewas Tenggelam
FaktualNews.co/Eko Yono/
Petugas saat mengevakuasi korban yang tenggelam di sungai.

SURABAYA, FaktualNews.co – Diduga terpeleset saat hendak mandi, seorang kakek di Surabaya tewas tenggelam di sungai di daerah endrosono Surabaya. Kakek tersebut diketahui bernama munawi (60), warga Jalan Wonokusumo Surabaya.

Korban diketahui sehari-harinya bekerja sebagai penarik becak. Dia ditemukan meninggal di Sungai pada Rabu, 7 Maret 2018, pukul 06.56 WIB. Sebelum diketahui tewas tenggelam tersebut pukul 04.00 WIB, lebih dulu mengirim ikan ke pasar.

Munawi, kesehariannya sering beristirahat melepas lelah usai menarik becak di pinggiran sungai Endrosono. Selain sebagai penarik becak untuk penumpang umum, korban juga sering mengirim ikan di Pasar Pabean Surabaya.

Kanit Reskrim Polsek Semampir Surabaya, Iptu Junaedi, membenarkan kejadian Penemuan jenazah di sungai yang berada di jalan Endrosono itu.

“Tidak terdapat tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban usai diperiksa oleh petugas dilokasi,” kata Junaedi kepada FaktualNews.co, Kamis (8/3/2018).

Disamping mengirim ikan, korban juga kerap kali mencari rongsongkan di sekitar sungai. Pada pagi itu, korban diduga hendak mandi dan terpeleset. Dugaan itu didukung dengan kondisi bantaran sungai yang licin setelah diguyur hujan.

Menurut salah satu anaknya yang memberikan keterangan kepada Polisi, pada pukul 05.00 WIB, pihak keluarga mencari keberadaan korban karena tidak kunjung pulang ke rumah usai mengirim ikan.

Munawi langsung dicari ke pinggir sungai karena biasanya korban sering istirahat di sana. “Dan pada pukul 06.00 WIB, korban ini ketemu sudah tenggelam,” tambah Junaedi.

Saat ditemukan, kondisi korban mengambang dan hanya kelihatan kepalanya. Mengetahui hal tersebut anak korban langsung melapor ke Polsek Semampir Surabaya.

Petugas langsung menuju lokasi, dengan dibantu petugas PMI korban akhirnya dievakuasi menuju RS. Dr. Soetomo Surabaya untuk dilakukan Visum jenazah.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Syafi'i