Nasional

Singgah ke Gresik, Presiden Jokowi Temui Warga Penerima Bansos

GRESIK, FaktualNews.co – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gresik dan Lamongan, Jawa Timur, Kamis (08/04/2018).

Jokowi datang didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi. Sekitar pukul 11.00 WIB, Presiden Jokowi tiba di GOR Tri Dharma Gresik.

Dalam kunjungan ini, Jokowi secara simbolis memberikan bantuan sosial berupa Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bansos Pangan Rastra secara simbolis.

“Saya ingin tanya, apakah Rp 1.890.000 ini cukup ibu-ibu? Kalau ada yang bilang tidak cukup, silahkan maju ke sini,” ucap Jokowi dalam pidatonya.

Kontan saja, pertanyaan dari presiden tersebut disambut gemuruh hadirin di GOR Tri Dharma dengan seruan, “Cukup Pak.”

Sebagaimana diketahui, jumlah dana PKH yang diterima satu keluarga penerima manfaat untuk tahun ini sebesar Rp 1.890.000, dengan pencairan tahap pertama sebesar Rp500.000.

“Tapi saya pastikan untuk tahun depan akan naik. Tapi itu tetap harus mendapatkan persetujuan dari DPR RI tentunya. Jadi saya sendiri tidak tahu, berapa jumlah kenaikannya,” tuturnya.

Ia pun berpesan kepada para hadirin yang datang, khususnya kepada ibu-ibu penerima PKH agar dana yang diberikan oleh pemerintah digunakan dengan sebaik-baiknya. Terutama, untuk keperluan pendidikan dan peningkatan gizi anak.

“Jadi kalau nanti suami minta untuk beli rokok, jangan diberi. Katakan saja kepada suami, tidak boleh buat beli rokok. Buat beli ikan, telur, boleh, demi gizi anak,” tutur Presiden Jokowi.

Selain bantuan dari Kementerian Sosial berupa 20 kilogram beras, presiden juga memberikan bantuan tambahan kepada ibu-ibu yang hadir berupa satu tas berisi sembako. Dengan isi beras lima kilogram, satu kilogram gula, satu liter minyak goreng, dan satu kotak teh.

Selain Ibu Negara, dalam kesempatan tersebut juga dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Sosial Idrus Marham, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi, serta beberapa pejabat.