FaktualNews.co

Operasi Keselamatan Semeru 2018

Sosialisasi Keselamatan Berkendara, Polres Mojokerto Kota Sasar Pelajar

Peristiwa     Dibaca : 740 kali Penulis:
Sosialisasi Keselamatan Berkendara, Polres Mojokerto Kota Sasar Pelajar
FaktualNews.co/Khilmi Sabikhisma Jane/

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Operasi Keselamatan Semeru 2018 berlangsung sejak 5 Maret lalu. Pada operasi yang akan berlangsung hingga 25 Maret mendatang, Polres Mojokerto Kota mengambil sasaran pelajar.

Selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2018, Polres Mojokerto Kota akan mendatangi sekolah-sekolah yang ada di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota untuk menggelar sosialisasi.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

“Kami sejak Senin kemarin sudah datang di sekolah-sekolah, kami menggelar sosialisasi kepada para pelajar tentang keselamatan dan aturan-aturan lalu lintas,” ujar Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Puji Hendro Wibowo, Kamis (8/3/2018).

Pada kesempatan kali ini, Kapolres Mojokerto Kota menggelar apel Operasi Keselamatan Semeru di SMP Negeri 2 Kota Mojokerto. “Alhamdulillah kami disambut baik oleh pihak sekolah,” imbuhnya.

Kapolres menjelaskan, belakangan ini, jumlah kejadian kecelakaan di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota mengalami peningkatan. “Usia pelajar juga ada yang jadi korban kecelakaan. Maka dari itu kami menggelar sosialisasi di sekolah seperti saat ini,” jelasnya.

Usia pelajar, lanjut Kapolres banyak anak-anak yang berkendara tanpa memperhatikan aturan lalu lintas. “Banyak pelajar yang kebut-kebutan, menggunakan motor yang tidak standar,” katanya.

Sementara itu, Tejo, guru SMP Negeri 2 Kota Mojokerto berharap, kegiatan semacam ini bisa dilangsungkan secara berkelanjutan di SMP Negeri 2 Kota Mojokerto.

“Sosialisasi yang hari ini dilaksanakan kami mohon tidak hanya hari ini saja, bisa berkelanjutan agar efektif hasilnya di lapangan,” tambahnya.

Untuk mendukung hal itu, pihak guru SMP Negeri 2 Kota Mojokerto mendukung dengan bentuk melarang keras pelajar SMP Negeri 2 Kota Mojokerto berangkat ke sekolah membawa motor sendiri.

“Kan sudah ada angkutan sekolah gratis dari Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto ini sudah memudahkan para pelajar untuk berangkat dan pupang sekolah,” pungkasnya.

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Syafi'i

YUK BACA

Loading...