FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Nyeleneh, Pengawas Pabrik Pegas Gresik Punya Kebiasaan Curi CD Wanita

Peristiwa     Dibaca : 968 kali Jurnalis:
<em>Nyeleneh</em>, Pengawas Pabrik Pegas Gresik Punya Kebiasaan Curi CD Wanita
FaktualNews.co/Azharil Farich/
Pelaku tampak mengenakan penutup kepala dari celana dalam yang dia curi saat diamankan di Mapolsek Kebomas.

GRESIK, FaktualNews.co – Aksi pencurian yang dilakukan oleh Kusnan (37), warga Perumahan Istana Regency Krembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, terbilang nyeleneh dan menggelitik bila dipikir secara logika.

Pasalnya, barang yang dicuri merupakan pakaian bekas pakai dan nilainya tidak seberapa. Entah dengan tujuan apa, pria yang diketahui bekerja sebagai pegawas di sebuah pabrik pegas di Gresik ini nekat mencuri celana dalam (CD) wanita yang sedang dijemur di luar rumah.

Aksi nyeleneh Kusnan ini akhirnya kepergok warga Perumahan Gresik Grand Regency, Kebomas, Gresik pada Selasa (13/03/2018) sekitar pukul 04.30 WIB. Dia ditangkap saat mencuri jemuran CD di depan rumah Yuli warga setempat.

Beruntung, pria yang mengenakan baju koko dan sarung ini tidak sampai dihakimi warga. Dia akhirnya dibawa ke Mapolsek Kebomas dengan barang bukti CD curian berwarna coklat muda. “Saya hanya iseng mengambil pak,” ucap Kusnan di depan petugas.

Kanit Reskrim Polsek Kebomas Iptu Mutlakin ketika dikonfirmasi membenarkan. Pencuri CD wanita tersebut telah diamankan petugas. “Iya dia nyuri celana dalam lalu dibawa warga ke Polsek,” ujar Mutlakin.

Mutlakin menyebut, pelaku diduga mengalami kelainan psikologis. Pasalnya, pelaku sudah dua kali ini melakukan aksi yang sama di tempat berbeda. “Ngakunya tadi sih hanya sekedar iseng,” paparnya.

Dia menegaskan, pihaknya tidak melakukan penahanan terhadap pelaku. Dikarenakan, warga sekitar hanya ingin memberikan efek jera dan kedua belah pihak sudah sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan. Ditambah lagi nilai kerugiannya sangat kecil.

“Kasus ini tidak berlanjut ke ranah hukum, karena pihak keluarga korban dan pelaku sepakat melakukan perdamaian,” imbuh Mantan Kanit Reskrim Duduksampeyan ini.

Editor
Muhammad Syafi'i

YUK BACA

Loading...