FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Cerita Detik-detik Ambruknya Atap Ruang Syaraf RSAL Dr Ramelan Surabaya

Peristiwa     Dibaca : 1148 kali Penulis:
Cerita Detik-detik Ambruknya Atap Ruang Syaraf RSAL Dr Ramelan Surabaya
FaktualNews.co/M Dofir/
Petugas medis tampak berupaya menolong salah satu pasien yang tertimba reruntuhan atap RSAL Dr Ramelan Surabaya yang ambruk

SURABAYA, FaktualNews.co – Atap kamar 3 kelas II ruang VII saraf Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr Ramelan Surabaya, Jawa Timur, ambruk, Minggu (18/3/2018).

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, sebanyak dua orang mengalami luka lecet akibat terkena reruntuhan atap bangunan yang baru direnovasi tiga bulan lalu itu.

Andi (43) seorang keluarga pasien yang kebetulan berada di lokasi saat peristiwa terjadi menceritakan detik-detik saat ruangan rawat inap itu mendadak ambruk. Waktu itu ia sedang menjaga ayahnya yang sedang sakit.

“Saat itu lantai ruangan habis di pel dan keluarga keluar semua, kemudian setelah kering kami masuk. Kebetulan bapak saya mau di uap, habis di uap posisi saya memegangi oksigennya itu. Baru ada suara gemuruh dan bruk,” tutur Andi saat ditemui FaktualNews.co, Minggu (18/3/2018).

Ia menuturkan, kejadian tersebut berlangsung begitu cepat. Tidak ada tanda-tanda apapun sebelum atap ruangan tersebut ambruk dan menimpa sejumlah pasien.

“Saat itu di dalam ruangan semuanya ada, kamarnya ada 8 dan yang terisi sekitar 7 pasien, yang pojok nggak ada pasien,” lanjutnya.

Walaupun tertimpa musibah, Andi beserta keluarga masih bersyukur. Sebab, sewaktu atap ruangan itu ambruk, kebetulan Andi sangat dekat dengan tubuh bapaknya yang sedang dilakukan observasi atas penyakitnya.

“Kalau posisi saya tidak disitu, itu sudah beberapa centi sudah nggak terbayang. Saya tadi spontan saja melindungi bapak,” kata Andi sambil menghela nafas panjang.

Dirinya juga menyampaikan ucapan terimakasih atas tindakan pihak rumah sakit yang menurutnya sangat cepat menolong korban.

“Saya tadi di CT Scan, diperiksa. Keluhan-keluhan apapun langsung diberi obat,” akunya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Z Arivin