FaktualNews.co

Chatting Berdarah, Mahasiswa STIA Malang Dibacok Usai Goda Istri Rekannya

Peristiwa     Dibaca : 801 kali Jurnalis:
Chatting Berdarah, Mahasiswa STIA Malang Dibacok Usai Goda Istri Rekannya
FaktualNews.co/Ilustrasi/
ilustrasi

MALANG, FaktualNews.co – Sial menimpa Egy Dius (20) mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Malang. Pemuda asal Kabupaten Sumba Barat Daya, ini bersimbah darah usai dibacok rekan sesama mahasiswa, Minggu (18/3/2018) malam.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 19.30 WIB, di Jalan Raya Tlogomas Gang 6, Kota Malang, Jawa Timur. Berawal saat mahasiswa semester 2 itu baru saja keluar dari warnet. Setelah itu datang Rinto mahasiswa STIA semester akhir, menghampir Egy dengan membawa sebilah parang.

Rinto dan Egy kemudian sempat terlibat cekcok mulut. Awalnya, Egy sempat meminta agar persoalannya dengan Rinto bisa dibicarakan baik-baik. Namun ternyata tanpa banyak bicara, Rinto langsung membacok Egy.

“Kronologis yang saya dengar tadi seperti itu. Saat keluar kemudian langsung dibacok,” kata rekan korban, Fian Tallu, Senin (19/3/2018).

Fian menuturkan, diduga aksi pembacokan itu dilatarbelakangi karena persoalan asmara. Egy diketahui menjalin komunikasi melalui aplikasi chat di media sosial Facebook dengan istri Rinto.

Lantas, Rinto pun mengetahui hubungan istrinya dan rekannya tersebut. Spontan Rinto naik pitam saat mengetahui istrinya yang kini berada di Bali itu berkomunikasi dengan rekannya tersebut.

“Kontak sama istrinya Rinto, lalu ketahuan sama si Rinto. Rinto marah,” imbuh Fian menjelaskan duduk persoalan kedua mahasiswa itu.

Mengetahui adanya keributan itu, spontan Fian dan beberapa kawannya saat itu berada di SPBU Tlogomas langsung berlari menuju tempat kejadian perkara (TKP). Setibanya di lokasi, Fian sudah mendapati Egy dalam kondisi tergeletak bersimbah darah.

Spontan Fian dan rekannya langsung memberikan pertolongan kepada Egy. Tak lama berselang, polisi mendatangi TKP. Polisi mengamankan sarung parang sepanjang sekitar 40 cm. Sedangkan parangnya belum ditemukan diduga dibuang. Rinto sendiri sudah diamankan oleh Polisi dan berada di Polres Malang Kota.

Sementara menurut pengakuan Egy, ia dibacok Rinto yang berstatus mahasiswa semester akhir di STIA itu dari arah belakang. Sabetan parang Rinto mengenai tepat di kepala Egy hingga mengucurkan darah segar.

“Dia bacok saya sekali. Di belakang kepala,” ujar Egy saat berada di Polsek Lowokwaru.

Egy mengatakan sedang sendirian saat dibacok. Ia tidak bisa menghindar saat Rinto membacoknya. Saat ini, kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Mapolresta Malang.

Editor
Z Arivin
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...