FaktualNews.co

Aplikasi M-Bonk di Sidoarjo, Konsep Bagus Namun Realisasi Belum Maksimal

Birokrasi     Dibaca : 1281 kali Penulis:
Aplikasi M-Bonk di Sidoarjo, Konsep Bagus Namun Realisasi Belum Maksimal
FaktualNews.co/Alfan Imroni/
Kondisi Jalan Raya Becirongengor, Sidoarjo

SIDOARJO, FaktualNews.co – Hadirnya aplikasi M-Bonk, sebagai sarana untuk mengadukan atau melapor jalan rusak di wilayah Sidoarjo, mendapatkan apresiasi tinggi dari banyak kalangan.

Aplikasi milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo tersebut, dilaunching di Pendapa Delta Wibawa Kabupaten Sidoarjo, Selasa 23 Januari 2016 lalu.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

“Secara konsep memang bagus,” kata Ketua Sidoarjo Forum, Heru Sastrawan, saat ditemui FaktualNews.co, Selasa (27/3/2018).

Hadirnya aplikasi M-Bonk, menurut Heru, secara konsep memang bagus. Aplikasi itu bisa menampung aspirasi masyarakat terkait keberadaan jalan rusak di Sidoarjo sehingga cepat tertangani.

Namun sayangnya, lanjut Heru, ada ataupun tidak adanya aplikasi lapor jalan rusak yang disediakan oleh Pemkab Sidoarjo itu tak banyak membawa dampak.

Dia menilai sama saja karena selama ini banyak ruas jalan yang rusak dan belum tertangani. “Tapi kenyataannya kan masih banyak jalan di Sidoarjo yang rusak,” terangnya.

Pada kesempatan sebelumnya, beberapa sumber FaktualNews.co bahkan mengaku belum mengetahui adanya aplikasi M-Bonk, meski sudah diluncurkan 2 tahun lalu.

Foto Capture aplikasi M-Bonk

Berdasarkan pengamatan FaktualNews.co, dalam aplikasi M-Bonk yang tidak diketahui sejak kapan pelaporannya, terdapat 100 laporan. Diantara laporan yang masuk, terdapat 36 laporan selesai.

Diantara laporan yang mendapatkan respon dan penanganan, diantaranya yakni Desa Smambung Jabon, Desa Betro, Sedati, jalan Mlirip Rowo Desa Mlaten Tarik, Buncitan Gedangan dan lainnya.

Sedangkan, respon dan penanganan untuk laporan lainnya, tercatat sebagaimana catatan berikut:

  • 10 laporan baru; Jalan Urangagung Sumberejo, RT 14 RW 03 Wonoayu, Kramat Jegu RT 3 RW 6 Taman, jalan Balai Desa Keboharan RT. 08 RW 03 Dusun Kanigoro Desa Keboharan Kecamatan Krian, jalan Raya Kundi, Kepuhliriman Waru, jalan Raya keraemean candi, jalan Gebang Raya No.16, Gebang, Kec. Sidoarjo.
  • 23 peninjauan lapangan; Beberapa diantaranya, Lingkar Timur sebelah Maspion 2, Pepelegi, Sidoarjo 61256, Waru, jalan Taruna (Perempatan Wage) Taman, jalan Lingkar Timur No.17, Wadungasih Buduran, jalan raya Pilang – Mlaten Mliriprowo dan lainnya.
  • 10 bukan kewenangan; Sebagian diantaranya, jalan Pondok Maspion Rt.03 Rw. VII pepelegi indah, jalan Raya Suko No.99, Suko, Sukodono, jalan Raya Jati Sidoarjo, jalan Raya Ngelom No.160, Ngelom Taman, Raya Baypas Krian, jalan raya Suko Sidoarjo depan pasar suko sidoarjo dan lainnya.
  • 4 pelaksanaan; Antara lain, jalan Kolonel Sugiono, Waru Sidoarjo, jalan Raya Kepadangan, Tulangan, jalan Lingkar Timur Bluru Kidul dan jalan Raya Tlasih No.117 (depan balai desa), Tulangan.
  • 17 perencanaan; Sebagian diantaranya, Lingkar Timur Gebang Sidoarjo, Lingkar Timur sebelah perumahan Pondok Buana, Desa sentul dusun kedung bogem tuyono Tanggulangin, jalan Raya Bringin Trosobo Taman, jalan raya kundi, kepuhkiriman, Waru dan lainnya.

Data 100 laporan terkait lapor jalan jalan rusak, bisa di cek pada status dalam Aplikasi M-Bonk.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Syafi'i

YUK BACA

Loading...