FaktualNews.co

Rampas HP dan Keroyok Warga, 15 Bocah Beratribut Bonek Diamankan Polisi

Peristiwa     Dibaca : 1297 kali Penulis:
Rampas HP dan Keroyok Warga, 15 Bocah Beratribut Bonek Diamankan Polisi
FaktualNews.co/Khilmi Sabikhisma Jane/
Belasan anak berseragam bonek saat diamankan polisi di Mojokerto.

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Usai melakukan aksi pengeroyokan terhadap salah satu warga di SPBU Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, 15 bocah beratribut bonek diamankan aparat kepolisian, Jumat (30/3/2018) siang.

Belasan bocah berseragam bonek itu diamankan petugas usai melakukan aksi pengeroyokan terhadap Riski (23), warga Desa Jasem, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

David, teman Riski saat dikonfirmasi mengatakan, saat itu ia sedang mengisi BBM di SPBU Pungging sekitar pukul 14.00 WIB. “Teman saya, Riski itu tidak ikut masuk ke SPBU karena sedang merokok,” tuturnya.

Saat Riski menunggu David di depan SPBU, David melihat tiba-tiba Riski dikeroyok sejumlah orang yang tidak ia kenal. “Tahu dikeroyok, orang-orang yang di warung itu segera berusaha menolong teman saya,” katanya.

Pengeroyokan itu, kata David, berawal saat sejumlah pelaku yang menggunakan atribut bonek mendatangi Riski dan meminta handphone milik Riski. “Ya teman saya tidak mau menyerahkan HP itu, HPnya dimasukkan saku, terus dirampas sama pelaku,” jelasnya.

Saat handphone milik Riski dirampas, Riski berusaha mengejar pelaku. Namun, pelaku malah mengeroyok Riski. “Setelah berhasil dilerai warga sekitar, polisi datang dan mengamankan sejumlah orang,” tegasnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP M Solikhin Fery, membenarkan bahwa polisi telah mengamankan belasan orang. “Ada 15 yang kami amankan, saat ini masih berada di Mapolres Mojokerto untuk dimintai keterangan,” ungkapnya saat dikonfirmasi.

Disinggung terkait persoalan apa yang sebenarnya terjadi hingga 15 oknum bonek itu diamankan, Fery masih belum memberikan keterangan secara gamblang.

“Masih proses pemeriksaan, dugaannya perampasan handphone dan pengeroyokan, tapi ini masih kami periksa,” tandasnya.

Informasi yang dihimpun di lokasi, 15 bocah berseragam bonek tersebut asal Pasuruan dan Sidoarjo. Kepada polisi, mereka mengaku hendak menuju Lamongan untuk menyaksikan pertandingan antara Persebaya melawan Persela Lamongan yang berlangsung Jumat (30/3/2018) sore.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Syafi'i
Tags