FaktualNews.co

Siswa SMP di Menganti Gresik Ditemukan Tewas Tergantung di SD Islam

Peristiwa     Dibaca : 1416 kali Penulis:
Siswa SMP di Menganti Gresik Ditemukan Tewas Tergantung di SD Islam
FaktualNews.co/Azharil Farich/
Tubuh korban tampak masih tergantung saat petugas melakukan olah TKP.

GRESIK, FaktualNews.co – Seorang remaja bernama Wahyu Setyawan (15), warga Jalan Durian, Blok AG-11, Perumahan Menganti Satelit Indah (MSI), Kelurahan Sidojangkung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan, Jumat (30/03/2018).

Siswa kelas I SMP ini ditemukan tergantung di depan ruang kelas SD Islam Nurul Iman di desa setempat. Saat ditemukan, leher korban terjerat lilitan kain taplak meja yang diikatkan ke pagar lantai dua. Sontak, peristiwa ini membuat heboh warga sekitar.

Kapolsek Menganti, AKP Wavek Arifin, ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Petugas sudah mendatangi lokasi kejadian dan langsung melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara). “Memang betul ada siswa SMP ditemukan gantung diri di dalam SD,” kata Wavek Arifin.

Dijelaskan, kejadian ini pertama kali diketahui oleh Matori (56), warga setempat yang sedang jalan sehat. Saksi kaget saat melihat sesosok bayangan tergantung di dalam sekolahan SD. Begitu diamati, ternyata ada remaja pria yang tergantung di depan ruang kelas SD.

“Setelah mengetahui hal itu, saksi lalu memberitahukan ke warga lainnya dan orang tua korban. Peristiwa ini lalu dilaporkan ke Polsek Menganti. Dan, anggota kami langsung mendatangi TKP,” ujar Mantan Kapolsek Sidayu ini.

Setelah olah TKP, korban lalu dievakuasi dengan dibantu petugas medis setempat. Korban kemudian dibawa ke rumah duka tanpa dilakukan outopsi sesuai permintaan keluarga korban. “Keluarga korban sudah menulis pernyataan tidak mau dioutopsi,” ungkapnya.

Dari keterangan yang berhasil dihimpun. Korban diketahui memiliki keterbelakangan mental. Dari pengakuan keluarga korban, Wahyu Setyawan sering keluar malam sendiri dengan meloncati cendela rumahnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Syafi'i

YUK BACA

Loading...