FaktualNews.co

Kantor Grab di Surabaya Digeruduk Ratusan Pengemudi

Peristiwa     Dibaca : 2270 kali Penulis:
Kantor Grab di Surabaya Digeruduk Ratusan Pengemudi
FaktualNews.co/Eko Yono/
Ratusan driver online tuntut perubahan kebijakan manajemen Grab Surabaya.

SURABAYA, FaktualNews.co – Kantor manajemen Grab di Surabaya digeruduk oleh ratusan driver taksi dan ojek online, Senin (2/4/2018). Mereka melakukan demo lantaran merasa tak puas dengan kebijakan manajemen.

Para sopir dan pengemudi ojek online ini menuntut manajemen Grab Surabaya agar bisa memberi layanan ke mitra driver secara baik.

Ada beberapa tuntutan utama dari para driver. Salah satunya, penghapusan sistem Grab share dan supend yang tiba-tiba.

Nurhadi, salah satu driver taksi mengatakan, Grab share yang diberlakukan manajemen sangat tidak masuk akal dan sangat merugikan. Dicontohkan, saat ada order dan penumpang tidak turun sesuai permintaan di aplikasi, maka akan langsung di suspend.

Hal tersebut juga diamini oleh rekan-rekan Nurhadi yang saat itu juga ikut melakukan demo. “Hal itu sering terjadi, Grab langsung melakukan suspend. Kami tidak diakui,” kata Nurhadi.

Para driver online itu melakukan demo di depan kantor Grab cabang Surabaya di Jalan Klampis Jaya. Dalam aksi tersebut tampak sudah ada perwakilan dari driver yang melakukan pertemuan dengan manajemen Grab Surabaya.

Manajemen Grab Surabaya sendiri siap memenuhi tuntutan para driver taksi dan ojek online di Surabaya yang menggelar aksi unjuk rasa ke kantor manajemen Grab itu.

Perwakilan Divisi Transportasi Grab Surabaya, Yosep mengatakan, pihaknya akan memenuhi tunturan yang diminta para driver. “Manajemen sudah mendengar tuntutan yang disampaikan perwakilan, dan siap memenuhi keinginan para driver,” jelas Yosep.

Pihak Grab juga akan melakukan evaluasi besaran tarif. Jika driver menilai tarifnya terlalu murah dan memepengaruhi bonus dan pemasukan driver, manajemen Grab akan mebahas dan lakukan evaluasi.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Syafi'i

YUK BACA

Loading...