FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Usut Penyerangan Ulama di Sidoarjo, GP Ansor Bentuk Tim Khusus

Peristiwa     Dibaca : 478 kali Jurnalis:
Usut Penyerangan Ulama di Sidoarjo, GP Ansor Bentuk Tim Khusus
FaktualNews.co/Alfan Imroni/
Pengasuh Pondok Pesantren dan Madrasah Al-Qur'an Putra Putri Darul Falah 8 yang juga wakil rois syuriah MWCNU Kecamatan Balongbendo, Tajuddin (kanan) usai menjadi korban penyerangan ketika menemui para tamu, Selasa (3/4/2018).

SIDOARJO, FaktualNews.co – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sidoarjo, meminta kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa penyerangan yang dilakukan Rudiyanto (31) terhadap Ustadz Tajuddin (60), warga Desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo.

Selain itu, GP Ansor juga akan ikut mengawal kasus penyerangan yang dilakukan Rudiyanto terhadap Wakil Rois Syuriah MWC NU Kecamatan Balongbendo saat menjadi imam salat magrib di Masjid Baitul Ridwan, Senin (2/4/2018) kemarin.

“Kami serahkan semua proses kasus ini kepada pihak aparat kepolisian untuk menanganinya, kami juga meminta agar diusut tuntas kasus tersebut,” ucap Ketua GP Ansor, Kabupaten Sidoarjo, H Rizza Ali Faizin kepada FaktualNews.co, Rabu (4/4/2018).

Hingga saat ini, pihaknya mengaku belum mengetahui motif pelaku yang berbuat nekat memukulkan kapak terhadap kepala Ust Tajuddin. “Kami belum tahu apa motifnya. Yang pasti saat ini kami masih menunggu hasil penyelidikan aparat,” terangnya.

Disinggung terkait pelaku mengalami gangguan kejiwaan sehingga nekat menyerang seorang pengasuh Pondok Pesatren Darul Falah 8 itu, dirinya tidak percaya begitu saja. Maka dari itu, pihaknya sudah membentuk tim khusus baik berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim, maupun di lokasi.

“Kalau soal itu, kami sudah menugaskan beberapa tim investigasi di lapangan yang akan menjadikan bahan pembanding terkait kondisi kejiwaan pelaku sendiri,” katanya.

Di lokasi, lanjut Rizza, saat ini relatif kondusif. Meski demikian, pihaknya tetap mengirim pasukan untuk tetap berjaga-jaga namun tidak memakai atribut. “Sejak kami kerahkan pasukan kesana sampai sekarang, alhamdulillah kondusif. Kami tetap melakukan penjagaan, agar masyarakat tidak takut,” pungkasnya.

Editor
Saiful Arief

YUK BACA

Loading...