FaktualNews.co

Kejari Gresik Sebut Kades Sembayat Berpeluang Jadi Tersangka Penyelewengan Dana Desa

Hukum     Dibaca : 1036 kali Penulis:
Kejari Gresik Sebut Kades Sembayat Berpeluang Jadi Tersangka Penyelewengan Dana Desa
FaktualNews.co/Azharil Farich/
Kepala Desa Sembayat, H. Saudji, saat berada di ruang kerjanya.

GRESIK, FaktualNews.co – Setelah memeriksa sejumlah saksi, pada Kamis (5/4/2018), Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik akhirnya memanggil dan meminta keterangan Kepala Desa (Kades) Sembayat, Kecamatan Manyar, H. Saudji.

Purnawiran polisi yang pernah menjabat Baur SIM Satlantas Polres Gresik tersebut, tampak hadir memenuhi panggilan penyidik. Dalam pemeriksaan perdana ini H. Saudji dimintai keterangan oleh penyidik dalam kapasitasnya sebagai Kades.

Dia diperiksa penyidik atas laporan dugaan penyelewengan Dana Desa senilai Rp393 juta. Sedikitnya, ada 5 item proyek bermasalah yang dananya bersumber dari APBDes tahun 2016.

Kasi Intel Kejari Gresik, Marjuki, ketika dikonfirmasi membenarkan bila pada Kamis Kades Sembayat H. Saudji hadir memenuhi panggilan penyidik. “Memang benar tadi pagi yang bersangkutan (H. Saudji) sudah hadir menemui penyidik,” ujar pria yang ditunjuk sebagai juru bicara Kejari Gresik.

Meski proses hukum masih dalam tahap penyelidikan, namun dilihat dari bukti-bukti yang ada dan keterangan saksi, dirinya meyakini status H. Saudji berpeluang naik ke tahap penyidikan. “Kemungkinan besar kasus yang menyeret Kades Sembayat ini akan lanjut ke persidangan,” papar Marjuki.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Kades Sembayat H. Saudji dilaporkan warga ke Kejari Gresik karena diduga menyelewengkan Dana Desa senilai Rp 393 juta. Diketahui ada sejumlah proyek yang diduga pengelolaan anggarannya bermasalah.

Antara lain pembangunan pagar pemakaman umum senilai Rp 41 juta, saluran air di RT08 RW12 senilai Rp 200 juta, saluran air belakangan perkampungan RT01 RW02 senilai Rp 25 juta, saluran air depan perkampungan RT5 hingga RT08 senilai Rp 27 juta dan saluran air pasar senilai Rp 100 juta.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Syafi'i

YUK BACA

Loading...