FaktualNews.co

Dipakai Mudik Lebaran, Pengerjaan Proyek Tol Wilangan-Kertosono Dikebut

Ekonomi     Dibaca : 1493 kali Penulis:
Dipakai Mudik Lebaran, Pengerjaan Proyek Tol Wilangan-Kertosono Dikebut
FaktualNews.co/RM Gawat/
Jembatan yang menghubungan Tol Mojokerto-Kertosono dengan Tol Kertosono-Wilangan

NGANJUK, FaktualNews.co – Pengerjaan tol Wilangan-Kertosono di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, terus dikebut. Sebab, pada mudik lebaran tahun 2018 mendatang, tol sepanjang 37,39 kilometer tersebut harus dibuka secara fungsional.

Untuk mencapai target tersebut, pengerjaan mulai difokuskan pada penyelesaian satu jalur. Hingga kini, progres pengerjaan tol Wilangan-Kertosono mencapai 60 persen.

Setidaknya sudah ada 20 kilometer dari total 37,39 kilometer yang diselesaikan secara kongkrit. Sementara sekitar 15 kilometer yang harus segera dituntaskan dengan fokus pada satu jalur.

“Targetnya maksimal awal bulan Juni mendatang ruas tol ini sudah bisa digunana secara fungsional,” kata Indra Rismawansyah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tol Wilangan-Kertosono, Senin (9/4/2018).

Tol Wilangan-Kertosono ini di ujung barat akan tersambung dengan tol Wilangan-Ngawi yang sudah diresmikan Presiden Joko Widodo bulan lalu. Sedangkan diujung timur akan tersambung dengan ruas tol Mojokerto-Kertosono (Moker) yang sudah beroperasi sejak tahun lalu.

“Nantinya, setelah tol ini dibuka secara fungsional maka pengguna yang melintas tidak akan dikenakan tarif biaya. Karena sifatnya ini hanya untuk arus mudik lebaran saja,” terangnya.

Tol Wilangan-Kertosono merupakan bagian tol Trans Jawa, yang membentang dari Surabaya-Yogyakarta. Hingga saat ini, tol tersebut sudah nyaris nyambung seleruhnya. Bahkan beberapa ruas tol sudah beroprasi.

Sementara Tol Wilangan-Kertosono dikerjakan oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Ada tiga anak perusahaan yang mengerjakan proyek ruas tol Kertonoso-Wilangan sepanjang 37,39 Km yang didanai dari APBN.

Yakni PT China Road and Bridge Corporation (CRBC) mendapatkan porsi pengerjaan 60 persen atau sepanjang 22,6 kilometer dari 37,39 kilometer. Membentang dari Desa Ngrami, Sukomoro, sampai ke Kertosono.

Lalu PT Wijaya Karya (Wika) mendapat porsi 25 persen, sepanjang 10,6 kilometer membentang dari Wilangan sampai Sidokare, Rejoso. Dan terakhir dikerjakan PT Pembangunan Perumahan (PP) sepanjang 4,1 kilometer yang dibangun dari Desa Mungkung, Rejoso sampai Desa Putren, Sukomoro.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...