FaktualNews.co

Picu Kontroversi, Mural Mr. P Raksasa Bakal Ditutup

Internasional     Dibaca : 1257 kali Jurnalis:
Picu Kontroversi, Mural Mr. P Raksasa Bakal Ditutup
FaktualNews.co/Istimewa/
Mural penis raksasa di Stockholm (kiri) mural penis raksasa di New York (kanan)

SURABAYA, FaktualNews.co – Baru-baru ini beberapa mural raksasa bergambar penis terpasang di sejumlah gedung apartemen kota Stockholm Swedia. Mural raksasa tersebut, digambar oleh seorang seniman bernama Carolina Falkholt sejak seminggu lalu.

Meski Swedia dikenal sebagai negara yang menganut kebebasan berekspresi terutama seni, namun tindakan Falkholt telah mengundang kontroversi masyarakat sekitar.

Atrium Ljungberg selaku pemilik blok apartemen, mengaku banyak menerima keluhan terkait keberadaan mural Mr. P raksasa berwarna biru tersebut.

“Budaya dan seni penting dalam mengembangkan lingkungan perkotaan agar menarik, tentu saja kita akan peduli tentang kebebasan artistik. Tetapi pada saat yang sama kita juga harus menghormati sekitarnya,” tutur Camilla Klimt manajer pemasaran Atrium Ljungberg, Minggu (15/4/2018) dikutip dari Huffpost.

Pihaknya juga mengaku tidak pernah tahu bahwa yang akan digambar pada dinding perusahaan itu adalah organ kelamin pria. Ia berjanji akan segera menutup dengan mengecat ulang dalam waktu dekat.

Sebelum di Swedia, Falkholt juga pernah melakukan hal yang sama di sejumlah apartemen kota New York Amerika Serikat akhir tahun lalu. Belakangan pihak terkait menutup mural setinggi lima lantai itu karena ada desakan masyarakat setempat.

Falkholt menanggapi rencana pihak Atrium Ljungberg yang akan mengganti gambar penis hasil karyanya ke bentuk lain. Ia mengatakan bahwa seharusnya kita tidak usah merasa malu dengan tubuh kita.

“Saya biasanya juga menggambar vagina raksasa yang tengah bereaksi,” kata Falkholt.

Awalnya ia membuat gambar penis raksasa disebuah gedung lima lantai. Karena menarik, ia pun kembali mengaplikasikan keahliannya itu di dinding Broome New York Amerika Serikat.

“Selain tertutup, dalam seni penis juga bisa naik ke dinding untuk dinikmati keindahannya,” pungkas Falkholt.

Editor
Z Arivin
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...