FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Antrean Rekam e-KTP di Jombang Makin Panjang, Tiap Desa Dijatah 2 Orang

Peristiwa     Dibaca : 293 kali Jurnalis:
Antrean Rekam e-KTP di Jombang Makin Panjang, Tiap Desa Dijatah 2 Orang
Ilustrasi perekaman e-KTP. (Copywriter: ANTARA FOTO)

JOMBANG, FaktualNews.co – Demi memuluskan langkah mempercepat cetak Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) dan verifikasi data, sesuai dengan Permendagri Nomor 19 Tahun 2018 serta “mengaburkan” antrean mengular. Pihak Kecamatan dan pihak Desa diduga ‘kongkalikong’ membuat sistem penjadwalan warga yang hendak melakukan perekaman e-KTP.

“Kalau tidak disiasati seperti itu, penjadwalan tiap desa dua orang. Maka antrean akan mengular di Kecamatan dan Dinas terkait, kalau sampai ada antrean panjang nanti kesannya kinerja tidak serius,” kata salah seorang perangkat desa di wilyah Mojoagung yang enggan namanya disebutkan kepada FaktualNews.co.

Menurutnya, tiap desa saat ini hanya dijatah 1 hingga 2 orang setiap harinya untuk melakukan perekaman e-KTP di tingkat Kecamatan.

“Sebelum perekaman, warga harus mengambil blangko di desa dulu, lalu ditumpuk sampai ada yang enam bulan baru dapat giliran perekaman,” tambah dia.

“Untuk warga yang baru rekam, jadinya kapan itu yang sekarang ndak tentu. Yang didahulukan cetaknya, mereka yang sudah perekaman tinggal cetak. Jadi yang sekarang tidak punya KTP ya nunggu sampai waktunya tiba,” tukasnya.

Indikasi itu diperkuat pernyataan salah seorang warga Kecamatan Mojoagung, Tutik. Ia mengaku cukup lama antre blangko e-KTP ditingkat Desa hingga memakan waktu sekitar enam bulan.

“Padahalkan kita butuh cepat, dan KTP kan sangat vital,” tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan Ismaini, warga Badas Kecamatan Sumobito, Jombang kepada FaktualNews.co, Selasa (17/4/2018). “Antre blangkonya yang lama,” jelasnya singkat. (Zen Arifin/Elok Fauria/Saiful)

Editor
Saiful Arief