FaktualNews.co

Jembatan Babat-Widang Ambruk, Petugas Kesulitan Evakuasi Truk

Peristiwa     Dibaca : 576 kali Jurnalis:
Jembatan Babat-Widang Ambruk, Petugas Kesulitan Evakuasi Truk
FaktualNews.co/Istimewa/
Kondisi Jembatan Cincin Babat-Widang Tuban yang ambruk

SURABAYA, FaktualNews.co – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin baru saja melakukan inspeksi ke lokasi ambruknya jembatan Widang-Babat, Tuban, Jawa Timur, bersama sejumlah pejabat utama Polda Jatim.

Usai kunjungan, Kapolda mengatakan bahwa saat ini petugas sedang kesulitan mengevakuasi truk tronton yang tercebur ke dalam sungai. Kesulitan ada pada medan evakuasi. Sebab, saat dilakukan evakuasi, pada bagian jembatan lain diragukan kekuatannya.

“Bobot crane 50 ton ditambah bobot kendaraan diperkirakan mencapai 19 ton, secara teknis menurut hitung-hitungan Kemen PUPR tidak mampu (mengangkat) jangan sampai kita mengevakuasi truk lalu kita jadi korban, ambruk (lagi),” jelas Kapolda, Rabu (18/4/2018).

Tim dilapangan kemudian memutuskan untuk menggunakan crane yang lebih ringan sekitar 25 ton, dan mengurangi muatan yang ada pada truk tersebut agar mudah dievakuasi dengan aman. Baru akan dilakukan penyelidikan terhadap jembatan.

Dalam waktu dekat kata Kapolda, Kementrian PUPR Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII Surabaya juga akan segera memperbaiki jembatan dan diprediksi akan rampung pada H – 10 lebaran nanti.

“Sementara karena ini ada sumbatan, truk-truk besar harus melewati jalan lama, jalan Deandels. Lewat Paciran, jalan Pantura,” tandasnya.

Pihaknya juga mendesak agar dilakukan audit terhadap sarana dan prasarana yang ada disekitar jembatan seperti jembatan cincin, jalur rel kereta api.

“Rel kereta api juga perlu diaudit, kalau tidak laik ya harus diperbaiki. Karena jika ada kejadian imbasnya pasti di kepolisian,” imbuh Machfud.

Kapolda juga mengatakan jajarannya tidak menutup kemungkinan akan memeriksa pihak yang bertanggung jawab melakukan pemeliharaan dan pemeriksaan rutin terhadap jembatan.

Editor
Z Arivin
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...