FaktualNews.co

Korban Ledakan Sumur Minyak Ilegal di Aceh Jadi 18 Orang

Peristiwa     Dibaca : 855 kali Penulis:
Korban Ledakan Sumur Minyak Ilegal di Aceh Jadi 18 Orang
Ilustrasi.

JAKARTA, FaktualNews.co – Korban akibat ledakan sumur minyak ilegal di Aceh, bertambah menjadi 18 orang meninggal dunia. Sementara korban luka mencapai 40 orang.

Dikutip dari Inilah, Rabu (25/4/2018), Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, mengatakan korban terakhir ledakan sumur minyak mencapai 18 orang meninggal, 40 orang lainnya mengalami luka berat.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

“Selain menelan korban, ledakan juga mengakibatkan eberapa rumah warga disekitar terbakar. Total rumah yang ikut terbakar belum diketahui,” ungkapnya.

Terkait penyebab meledaknya sumur minyak ilegal itu, Setyo belum bisa memastika. Karena hingga saat ini polisi masih melakukan olah TKP di lokasi kejadian.

“Petugas masih melakukan olah TKP, nanti akan diketahui penyebabnya apa. Kalau udah tau penyebabnya teknis kita akan meminta keterangan-keterangan ahli,” tambahnya.

Sebelumnya, sumur minyak di Desa Pasir Putih, Kecamatan Rantau Peurlak, Aceh Timur, Nanggroe Aceh Darussalam meledak pada pukul 02.00 WIB, Rabu (25/4/2018) dini hari. Warga sekitar saat itu hendak mengais minyak dari sumur tua tersebut.

Sementara Wakapolres Aceh Timur Kompol Apriadi mengatakan kejadian tersebut bermula sekitar pukul 01.00 WIB, Rabu (25/4). Dia mengatakan sumber ledakan bukan berasal dari percikan api di pipa sumur.

Menurutnya, minyak yang keluar dari sumur juga mengalir ke parit. Saat itulah diduga ada warga yang membuang puntung rokok ke selokan sehingga api dengan mudah menyambar dan membesar.

“Masyarakat secara tradisional mengebor, keluar air dan minyak, masyarakat lelet mengambil minyak yang jatuh. Saat minyak jatuh di area parit, kemungkinan ada yang merokok, lupa dibuang, sehingga ada api,” kata Apriadi dikutip dari CNNIndonesia, Rabu (25/4/2018).

Menurutnya, selama ini warga setempat biasa mengebor minyak secara tradisional. Bahkan dalam kejadian ini, kata Apriadi, sumur yang dibor bukan hanya mengeluarkan minyak, tapi juga gas.

Hingga kini kepolisian belum mengetahui pemilik sumur minyak ilegal tersebut. Berdasarkan data yang dimiliki kepolisian, pemilik sumur diduga telah meninggal dunia atas kejadian itu.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul
Tags

YUK BACA

Loading...