FaktualNews.co

Jelang Ramadan, Pencuri Gendam Pemilik Toko Perhiasan di Blitar

Kriminal     Dibaca : 741 kali Penulis:
Jelang Ramadan, Pencuri Gendam Pemilik Toko Perhiasan di Blitar
FaktualNews.co/Ilustrasi/
Ilustrasi

BLITAR, FaktualNews.co – Apes menimpa Nur Rohmawati (37) pemilik toko Emas Asli Djaya, di Jl Anjasmoro, Kota Blitar, Jawa Timur. Sejumlah perhiasan yang dijualnya raib dibawa dua orang yang berpura-pura membeli perhiasan di toko emas miliknya.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi pada Senin 30 April 2018 lalu. Ketika itu, seperti biasa Nur membuka tokonya untuk berjualan. Namun, saat sore hari terdapat dua orang, pria dan wanita datang ke tokonya.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Kedua orang itu berpura-pura sebagai pembeli perhiasan. Kedua pelaku memilih sejumlah perhiasan di toko itu.
Pelaku memilih sejumlah perhiasan gelas emas yang berat totalnya sekitar 63,47 gram.

“Setelah memilih perhiasan, pelaku meminta korban untuk menghitung harganya. Total harga sejumlah perhiasan yang akan dibeli pelaku sekitar Rp 25 juta,” kata Kasubag Humas Polres Blitar Kota, Ipda Syamsul A, Rabu (2/5/2018).

Selanjutnya, korban membuatkan nota pembelian untuk pelaku. Namun tak lama, pelaku tiba-tiba menyatakan jika ingin membatalkan pembelian perhiasan itu. Pelaku meminta korban untuk memasukkan kembali perhiasan di dompet.

Setelah itu, pelaku meminta korban memasukkan dompet berisi perhiasan itu ke kardus minuman ringan. Pelaku juga meminta korban menaruh kardus itu di bawah etalase toko korban. Saat korban jongkok menaruh kardus di bawah etalase, kedua pelaku sudah kabur dari toko tanpa pamit.

“Korban kemudian mengecek perhiasan dalam dompet yang dimasukkan ke kardus minuman ringan. Korban kaget ternyata perhiasan dalam dompet itu tidak ada di kardus,” tuturnya.

Korban berusaha mencari di tokonya namun juga tidak menemukan. Hingga akhirnya Nur sadar sejumlah perhiasannya sudah lenyap dibawa kabur dua orang yang pura-pura menjadi pembeli.

“Korban seperti kena gendam, dia menurut dengan apa yang dikatakan pelaku. Dia baru sadar setelah kedua pelaku pergi,” terangnya.

merasa menjadi korban gendam, Nur lantas melaporkan kejadian yang menimpanya itu ke aparat kepolisian. Petugas pun kini mulai mendalami kasus tersebut dan berupaya meringkus pelaku.

“Korban sudah melapor ke kami. Sekarang polisi masih menyelidiki kasus pencurian itu,” tandasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Z Arivin
Tags

YUK BACA

Loading...