FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Kapolda Jatim Apresiasi Bakti Sosial Apindo

Kesehatan     Dibaca : 218 kali Jurnalis:
Kapolda Jatim Apresiasi Bakti Sosial Apindo
FaktualNews.co/Mokhamad Dofir/
Suasan bakti sosial antara Polda Jatim dan Apindo.

SURABAYA, FaktualNews.co – Kapolda Jatim Machfud Arifin meminta pengusaha di Surabaya lebih sering menggelar kegiatan bakti sosial bagi masyarakat pra sejahtera. Permintaan ini disampaikan usai meninjau pengobatan gratis yang digelar Yayasan Bakti Husada bekerja sama dengan Polda Jawa Timur, Rabu (9/5/2018).

“Harapan saya pengusaha merasa peduli, seperti apa yang dilakukan dalam bakti sosial ini. Terketuk hatinya, bergabung dengan Yayasan Bakti Husada,” ucap Kapolda.

Bakti sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Timur yang diketuai Alim Markus dan selaku CEO Maspion Group. Selama enam tahun sudah dilakukan pelayanan terhadap 72 ribu pasien secara gratis meliputi khitanan massal, suntik KB, pemeriksaan umum, gigi dan lain sebagainya.

Untuk saat ini, kata Machfud, bakti sosial diberikan kepada 510 pasien. Mereka pada umumnya berasal dari warga sekitar dengan berbagai keluhan.

Alim Markus menambahkan, bakti sosial digelar merupakan upaya pembangunan image positif para pengusaha di Jawa Timur, ia juga mengajak pengusaha lain untuk mengikuti apa yang telah dilakukannya.

“You (Pengusaha) tidak akan kehabisan uang bensin, dengan melakukan ini, uang bensin pasti terus mengalir,” kata Markus.

Tak hanya pemeriksaan. Pada kesempatan itu, Kapolda dan Pengusaha juga memberikan bantuan kursi roda kepada penyandang cacat.

Masyarakat Merasa Terbantu

Terpisah, salah seorang ibu, warga Mulyosari Surabaya bernama Chotimah (35) mengaku sangat terbantu dengan digelarnya acara bakti sosial. Mengingat, ia punya keturunan riwayat diabetes yang pernah diderita ibunya.

Ia sempat bercerita, seandainya dulu ada pengobatan gratis yang digelar secara rutin, setidaknya tiap tahun. Mungkin ibunya bisa tertolong.

“Saya punya riwayat diabet, ini sangat membantu sekali. Dulu nggak ada yang kayak gini, ibu ku dulu juga punya riwayat diabetes, dan sudah nggak ada,” tuturnya haru.

Chotimah datang bersama anaknya yang masih balita, ia ingin mengetahui apakah ada diagnosa penyakit gula di tubuhnya, “Saya juga mau suntik KB dan ini anak saya sakit pilek,” tutupnya.

Editor
Saiful Arief