FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Mengintip Kesederhanaan Rumah Pribadi Wali Kota Mojokerto yang Ditahan KPK

Peristiwa     Dibaca : 321 kali Jurnalis:
Mengintip Kesederhanaan Rumah Pribadi Wali Kota Mojokerto yang Ditahan KPK
FaktualNews.co/Khilmi S Jane/
Bupati Sumenep saat mengunjungi rumah rusak berat milik Buwasa, di Dusun Jambusuk, Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi.

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menahan Walikota Mojokerto Mas’ud Yunus. Mas’ud ditahan KPK lantaran terlibat kasus suap perubahan APBD Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mojokerto tahun anggaran 2017.

Pasca ditahannya Mas’ud Yunus oleh KPK pada Rabu (9/5/2018) petang kemarin, FaktualNews berupaya menelisik aktifitas sehari-hari Mas’ud selama menjabat sebagai Walikota Mojokerto.

Laki-laki kelahiran Mojokerto, 1 Januari 1952 itu sejak kecil tinggal di komplek rumah pribadi yang berada di kawasan Kedung Mulang, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.

Kesehariannya, Mas’ud dikenal sangat sederhana. Hal itu diungkapkan Anirrochman, salah satu tetangga Mas’ud Yunus saat ditemui FaktualNews.co, Kamis (10/5/2018).

“Sangat sederhana, itu dilihat dari usahanya. Mas’ud tidak punya perusahaan. Usaha lain ya kadang ada undangan ngaji di luar jam dinas, itu pun kalau tidak ada jadwal kedinasan baru bisa hadir,” ujarnya.

Saat FaktualNews mendatangi rumah pribadi Mas’ud Yunus, rumahnya tampak sepi dari aktifitas keluarga Mas’ud Yunus. Di rumah itu, hanya tampak sejumlah petugas Satpol PP Kota Mojokerto yang berjaga sambil berteduh di bawah pohon depan rumah Mas’ud.

Rochman menjelaskan, di komplek rumah Mas’ud, terdapat satu rumah induk. Dulunya, rumah induk ini dihuni orang tua Mas’ud Yunus. Selain rumah induk, adapula musala dan rumah pribadi Mas’ud.

“Kalau rumah yang dibangun pak Mas’ud ya rumah kecil di sebelah musola itu. Itu dulu yang membangun pak Mas’ud, sekarang ditempati anaknya,” katanya.

Tak hanya itu, di komplek kediaman pribadi orang nomor satu di lingkup Pemkot Mojokerto ini juga terdapat bangunan TPQ yang sering digunakan masyarakat setempat untuk mengaji.

“Biasanya, di sini (halaman rumah Mas’ud Yunus) sering dipakai untuk kegiatan manasik haji. Yang mimpin ya pak Mas’ud sendiri. Kalau pak Mas’ud berhalangan, biasanya diwakilkan adiknya,” ujar laki-laki 56 tahun itu.

Soal kekayaan Mas’ud, Rochman mengatakan hingga saat ini Mas’ud tak memiliki mobil pribadi. “Setahu saya, pak Mas’ud sendiri tidak punya mobil. Yang punya mobil cuma anak-anaknya saja,” tandasnya.

Editor
Z Arivin