FaktualNews.co

Pawai Budaya Majapahit Bupati Cup 2018, Bisa Masuk Kalender Wisata Nasional dan Internasional

Advertorial     Dibaca : 784 kali Penulis:
Pawai Budaya Majapahit Bupati Cup 2018, Bisa Masuk Kalender Wisata Nasional dan Internasional
FaktualNews.co/Istimewa/
Festival Pawai Budaya Majapahit Bupati Cup 2018

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Banjaran Majapahit menjadi tema kolosal pagelaran Festival Pawai Budaya Majapahit Bupati Cup, yang digelar dalam rangka Peringatan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-725 Tahun 2018, Sabtu (12/5/2018) siang di area pelataran depan Museum Trowulan.

Diikuti ribuan peserta dari 18 kecamatan se-Kabupaten Mojokerto, festival yang memasuki tahun kedua ini menghadirkan suguhan penuh warna sejarah Majapahit. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disparpora) Kabupaten Mojokerto sekaligus panitia pelaksana, Djoko Widjayanto, mengatakan jika festival ini merupakan kegiatan penting bagi warga Mojokerto.

“Festival ini menampilkan perform para camat dan kades beserta timnya, memperagakan arak-arakan berlatar belakang sejarah Majapahit dengan tema utama yakni Banjaran Majapahit,” katanya Djoko.

Ragam tema yang dibawakan masing-masing 18 kecamatan antara lain Babat Tari yang mengisahkan Raden Wijaya menemukan buah maja dari Kecamatan Jatirejo. Tuntut Balas Pasukan Cina dari Kecamatan Sooko. Tahta Jayanegara dari Kecamatan Jetis, Pemberontakan Dharma Putra dari Kecamatan Kutorejo.

Kemudian Gajah Mada Sebagai Penyelamat dari Kecamatan Ngoro. Gajah Mada Menumpas Pemberontakan dari Kecamatan Trawas. Lengsernya Prabu Jayanegara dari Kecamatan Pungging. Siasat Penghianatan Ratanca dari Kecamatan Dlanggu. Penobatan Tribuana Tungga Dewi Raja Majapahit ke-Tiga dari Kecamatan Dawarblandong. Sumpah Gajah Mada Amukti Palapa dari Kecamatan Gondang.

Nusantara Bersatu dari Kecamatan Puri. Perang Bubat dari Kecamatan Gedeg. Tan Hana Dharma Mangrwa dari Kecamatan Trowulan. Syekh Jumadil Kubro Masuk Majapahit dari Kecamatan Pacet. Brawijaya Paras dari Kecamatan Mojosari. Perang Paregreg dari Kecamatan Bangsal. Reog Ponorogo dari Kecamatan Mojoanyar dan Penobatan Raden Wijaya dari Kecamatan Kemlagi.

Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, dalam sambutannya menyatakan apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan nguri-uri budaya. Ia sangat mendukung atas terselenggaranya kegiatan festival ini.

“Festival Pawai Budaya Majapahit Bupati Cup, akan digelar tiap tahun sebagai agenda rutin Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Sarana dan prasarana akan terus kita support sebagai bentuk komitmen pelestarian warisan budaya. Mojokerto yang lekat dengan peninggalan sejarah Majapahit beserta semua keunikannya, menjadi alasan kuat kenapa kita mesti memperbanyak ruang kreatif dan event-event menarik semacam ini untuk mengawal tumbuh kembang tradisi dan budaya,” tuturnya.

Wakil Bupati bupati berharap, kedepan agar event rutin ini bisa masuk kategori wisata budaya atau culture tourism. “Semoga event ini makin besar dari tahun ke tahun, sehingga bisa masuk kategori culture tourism dalam kalender wisata nasional bahkan internasional,” tambahnya.

Tampak hadir dalam acara tersebut istri sekaligus Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mojokerto, Yayuk Pungkasiadi. Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Ismail Pribadi, Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Herry Suwito beserta istri, unsur Forkopimda serta Kepala OPD.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Z Arivin
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...